Indragiri Hulu,(Inmas) Anak-anak merupakan mutiara bagi bangsa untuk menjadi penerus masa depan bangsa. Oleh karena nya mutiara tersebut haruslah dirawat, dijaga, dan diasah agar keindahan yang ada pada mutiara tersebut bersinar menerangi perjalanan daripada kehidupan bangsa. Orang tua maupun guru dari pada anak-anak harus memberikan pendidikan yang baik.
Memberikan pendidikan yang baik bagi anak pada usia dini salah satunya melalui lembaga pendidikan Raudhatul Athfal. Raudathul Athfal atau yang biasa disingkat RA mungkin pada sebahagian masyarakat tidak merasa asing lagi dengan istilah tersebut. Akan tetapi tidak semua orang tahu apa itu RA (Raudathul Athfal). Raudhatul Athfal yang selanjutnya disingkat RA adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan dengan kekhasan agama Islam bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam).
Terkait dengan Hari Anak Internasional, pada Kamis 7 November 2019 RA Tunas Harapan Air Molek melaksanakan proses pendidikannya di luar kelas.
Dengan bimbingan serta pengawasan dari seluruh tenaga pendidik, anak-anak diperkenalkan terhadap lingkungannya, seperti pengenalan terhadap jenis tumbuh-tumbuhan, binatang kecil (kupu-kupu, belalang) serta tatacara penanaman bunga dengan menggunakan barang-barang bekas (seperti tampak pada gambar).
Kegiatan menanam bunga bagi orang dewasa pada umumnya merupakan hal yang biasa dilakukan. Namun bagi anak usia dini hal ini merupakan pengalaman yang baru dan menyenangkan buat mereka.
Menanam bunga yang diajarkan kepada Anak Usia Dini ini guna mengenalkan makhluk hidup serta menumbuhkan rasa cinta anak terhadap tanaman dan lingkungan sekitar.
Pada saat kegiatan berlangsung anak didik Raudhatul Athfal Tunas Harapan terlibat secara langsung terhadap proses menanam bunga tahap demi tahap dengan bimbingan tenaga pendidik.
Dengan demikian anak akan mendapatkan pengalaman secara langsung yang sangat menyenangkan.
Hal yang ingin disampaikan kepada anak terkait dengan penanaman bunga tersebut yaitu terkait dengan pemanfaatan sumber daya yang ada, menciptakan keindahan lingkungan atau secara umum untuk tumbuh kembangkan kepedulian terhadap alam, ujar Nur Rochayati, S.Pd selaku kepala RA Tunas Harapan dengan jumlah peserta didiknya sebanyak 121 anak.(tulang).
RA TUNAS HARAPAN, DIDIK ANAK RAWAT ALAM PADA HARI ANAK INTERNASIONAL
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas) Anak-anak merupakan mutiara bagi bangsa untuk menjadi penerus masa depan bangsa. Oleh karena nya mutiara tersebut haruslah dirawat, dijaga, dan diasah agar keindahan yang ada pada mutiara tersebut bersinar menerangi perjalanan daripada kehidupan bangsa.