0 menit baca 0 %

Pustaka El Hayaah MAN 1 Tumbuhkan Motivasi Gemar Membaca

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Perpustakaan mempunyai peran yang sangat signifikan sebagai literasi informasi untuk mendukung gemar membaca, sekaligus mengembangkan minat siswa belajar secara independen. Sebagaimana halnya perpustakaan sekolah pada umumnya, perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanba...

Pekanbaru (Inmas)- Perpustakaan mempunyai peran yang sangat signifikan sebagai literasi informasi untuk mendukung gemar membaca, sekaligus mengembangkan minat siswa belajar secara independen.

Sebagaimana halnya perpustakaan sekolah pada umumnya, perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru merupakan salah satu sarana pendukung sistem pendidikan sekolah. Perpustakaan mempunyai peran yang sangat signifikan untuk mendukung gemar membaca dan meningkatkan literasi informasi, serta dapat mengembangkan siswa supaya dapat belajar secara independen dan meninggkatkan minat baca.

Bagi sebagian sekolah atau madrasah, perpustakaan masih merupakan barang mewah, karena untuk pengadaan perpustakaan memerlukan biaya yang cukup besar, misalnya untuk pengadaan, pengelolaan, dan pemeliharaan buku. Termasuk juga di dalamnya biaya yang harus dikeluarkan oleh pihak sekolah untuk membayar insentif pustakawan.

Kepala MAN 1 Pekanbaru, Drs H Muliardi M Pd, Humas MAN 1 Atika Hermansyah, Kepala Perpustakaan El Hayaah Agus Salim Tanjung MA, dan Pustakawan El Hayaah Syaidinatul Khamzah yang ditemui Tim Dinamis di ruang pustaka El Hayaah MAN 1 Pekanbaru menuturkan, perpustakaan El Hayaah MAN 1 Pekanbaru senantiasa melakukan pembenahan agar bisa menjadi literasi bagi siswa dalam segala hal yang berhubungan dengan mata pelajaran di sekolah.

Sesuai dengan UU RI Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, MAN 1 Pekanbaru pun telah mengalokasikan dana paling sedikit 5% dari anggaran belanja operasional madrasah untuk pengembangan perpustakaan. Tahun 2015 anggaran untuk Pustaka El Hayaah MAN 1 Pekanbaru sebesar sekitar Rp120 juta.

Belajar di perpustakaan dapat menciptakan proses pembelajaran yang aktif, maka diperlukan lingkungan belajar yang kondusif yang dapat merangsang aktivitas belajar. Untuk itu, pustaka MAN 1 dilengkapi fasilitas yang memadai, seperti ruang baca outdoor dan indoor, fasilitas internet, home teather, meja baca lesehan, Online Public Access Catalog (OPAC), 3.945 koleksi judul buku dan fasilitas lainnya.

Dengan fasilitas yang sangat mendukung tersebut, tak salah jika El Hayaah MAN 1 Pekanbaru dinobatkan sebagai Pustaka Terbaik II Nasional tahun 2015 yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional Jakarta setelah SMA NU I Gresik Jawa Timur. Prediket ini mengungguli 8 Provinsi lainnya seperti, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Agussalim Tanjung, MA selaku Pengelola Pustaka MAN 1 Pekanbaru dari Hj Sri Sularsih MSi, selaku Kepala Perpustakaan RI, yang disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Kepala perpusatakaan dan Arsip dari seluruh daerah di Indonesia pada malam Gemilang Perpustakaan Nasional Nuggra Jasa Darma Pustaloka Kamis (29/10).

“Kita berada pada peringkat 2 Nasional dengan hadiah berupa uang tunai Rp18 juta, tropy dan piagam,” ungkapnya. “Kedepan kita akan mengembangkan pustaka digital, untuk lebih mempermudah akses siswa di pustaka. Semoga pustaka El Hayaah ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya,” harapnya. (mus/jon/adi)