Siak (Inmas) – Rabu, (17/10/18), Pondok Pesantren Nurul Yakin, Kecamatan Dayun membuat terobosan inovasi yang sangat bagus untuk memupuk dan membiasakan sejak dini untuk bersedekah. Bertempat di Aula pesantren, dilaksanakan launching program sedekah yang disebut dengan GESSER (Gerakan Infak Sehari Seribu). Hadir dalam acara perkenalan program tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom, Unsur Kecamatan Dayun, KUA, Babinsa, Polsek dan keluarga besar Ponpes Nurul yakin.
Menurut salah seorang inisiator acara, Ustadz Muhajir, MA., program ini selain diperuntukkan kepada seluruh masyarakat, juga menyasar semua keluarga besar Ponpes Nurul yakin. “Kami juga ingin memberikan edukasi untuk anak-anak santri, mengingat pemahaman dan kewajiban zakat tidak muncul kesadarannya saat usia dewasa. Maka dimulailah dengan pembiasaan bersedekah mulai sejak kecil dengan menyisihkan uang saku Rp 1000,- serta menanamkan pemahaman akan pentingnya peduli terhadap sesama”, terangnya.
“Program ini sengaja dinamakan dengan Gerakan Infak Setiap hari Seribu, karena memang ini yang menjadi sasaran utama Gerakan Sedekah Seribu Rupiah, bukan sedekah besar yang menjadi prioritas kami, tapi jumlah umat Islam yang mau ikut dalam mendukung program kami. Dengan bersedekah hanya Seribu Rupiah saja, diharapkan akan banyak yang mau dan mampu dalam bersedekah bersama kami. Karena dari nilai Seribu Rupiah setiap bulan dari setiap individu umat Islam, jumlah yang dihasilkan akan sangat luar biasa untuk membangun infrastruktur dan fasilitas pesantren”, ujarnya menambahkan. (Hd)