Bengkalis (Humas) - Rabu (5/2) merupakan puncak perayaan imlek di Bengkalis. Kota Bengkalis didatangi berbagai masyarakat yang akan merayakannya, baik dari kota Bengkalis sendiri maupun luar kota Bengkalis. penutup dari perayaan imlek ini, mereka mengelilingi kota Bengkalis.
Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri dan sebagai hiburan yang sangat di tunggu-tunggu masyarakat Bengkalis setiap tahunnya. Masyarakat ingin melihat beberapa simbol yang menjadi simbol dewa bagi orang cina tersebut, seperti barongsai, orang yang tusuk dengan besi, dll kata beberapa penonton yang melihat pawai imlek tersebut.
Pawai yang menjadikan sebagian besar jalan di bengkalis ini memerah karena pembakaran mercun dan petasan tidak hanya di tonton oleh masyarakat cina yang merayakan imlek saja, tetapi seluruh masyarakat bengkalis baik muslim maupun non muslim, anak-anak maupun orang tua.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs. H. Juamri berharap dengan perayaan imlek ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kerukunan diantara umat beragama di Kabupaten Bengkalis, sehingga tercipta masyarakat yang aman dan damai tanpa ada konflik sebagaimana yang telah tercipta selama ini di Kabupaten Bengkalis.