0 menit baca 0 %

Puncak LSN 2017 di Bandung, Begini Kesiapan Region Sumatera V

Ringkasan: Riau (Inmas) - Puncak Liga Santri Nasional U-18 tahun ini, yang diikuti oleh para santri dari berbagai pesantren di Indonesia akan bermuara di Bandung pada 22 s.d 29 Oktober 2017. Penyelenggaraan LSN 2017 ini merupakan puncak dari babak kualifikasi di tingkat regional.Tiap tiap juara dari masing mas...

Riau (Inmas) - Puncak Liga Santri Nasional U-18 tahun ini, yang diikuti oleh para santri dari berbagai pesantren di Indonesia akan bermuara di Bandung pada 22 s.d 29 Oktober 2017. Penyelenggaraan LSN 2017 ini merupakan puncak dari babak kualifikasi di tingkat regional.

Tiap tiap juara dari masing masing region mengikuti seri nasional di Bandung akhir Oktober ini untuk memperebutkan Trofi Menpora dengan melalui pertandingan fase grup I, fase grup II, Fase Grup III, pertandingan babak 16 besar (knock out), pertandingan babak 8 besar, pertandingan semi final, dan final.

Riau yang masuk pada regional Sumatera V akan mengirimkan satu tim ke LSN 2017 di Bandung. Riau akan diwakili PP Babussalam Salafiyah Rohul. Sebelumnya pesantren ini menjadi juara oada perhelatan LSN 2017 Regional di Rengat Inhu beberapa waktu lalu.

Koordinator LSN Region Sumatera V Ribhan mengharapkan PP Babussalam yang akan berlaga nanti agar lebih baik lagi dalam pertandingan. Karena tim ini mewakili dan membawa nama dua provinsi. Ia menyebutkan tim yang akan berlaga di Bandung nanti, harus menjaga stamina, semangat, optimisme menghadapi tim tim  lawan."Gunakan waktu dua minggu kedepan untuk  ekstra berlatih fisik dan taktik", pesannya.

Lebih dari itu, ia menitipkan harapan besar tim Fc Babussalam Rohul bisa masuk grand final. "Saya yakin mereka bisa bersaing, melihat kekompakan, kesolidan, pertahananan yang luar biasa ala barcelona yang dimiliki Fc Babussalan", ucapnya."Tambah lagi dengan kesantunan dan kesabaran tim dalam mengolah bola, sudah menjadi poin kuat untuk menghasilkan permainan bagus", tandas Ribhan optimis.

"Setiap tim boleh menyisipkan tujuh pemain dari tim tim lain yang mengikuti seri region di wilayahnya masing masing", jelas Ribhan ketika disinggung teknik dan syarat peserta. Namun kuota pemain untuk mengikuti seri nasional tetap 18 orang", jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, yang tak kalah penting adalah setiap peserta harus membawa dokumen asli identitas pada saat screening seperti ID card seri region, Ijazah, Kartu Keluarga, Kartu santri/ surat keterangan santri, surat keterangan sehat dari dokter, dan surat pengesahan pemain oleh RMI/ Banom NU setempat.

"Untuk registrasi  dan penyerahan salinan dokumen berkas pemain harus disertai foto berukuran 3x4 untuk pemain dan official masing masing, sementara untuk  jadwal pertandingan secara rinci akan dipaparkan saat technical meeting pada 22 Oktober nanti", katanya.

Satu diantara personil Fc Babussalam Rohul dibawah asuhan Alri Rizki dan Ade Ramdani S Kom tersebut adalah santri yang masih duduk di bangku  kelas 9 SLTP.(vera)