Riau (Inmas) – Apel Akbar yang sangat luar biasa dipadati oleh puluhan ribu ini adalah yang perdana dilaksanakan di Indonesia. Diperkirakan sekitar 25 ribu orang siswa/i madrasah, pondok pesantren dan sekolah umum serta kejuruan yang tersebar di Kota Pekanbaru memenuhi sepanjang Jalan Diponegoro dan Gajah Mada. Sebelumnya diperkirakan berkisar 15821 peserta saja yang akan mengkikuti kegiatan ini, namun setelah dilukan checking terakhir bersama Kanwil kementerian Agama, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, diluar prediksi peserta apel bertambah dan meluber ke jalan jalan.
Senin, (14/08) di sepanjang jalan dan sekitar pusat perkantoran jantung kota Pekanbaru terlihat para peserta apel begitu antusias mengikuti apel tersebut. Para siswa/i tersebut memenuhi kawasan disepanjang Jalan Diponegoro dari arah RSUD ke arah Tugu Keris Pertigaan Pattimura. Demikian juga dari arah Gubernuran hingga meluber ke Jalan Gajah Mada. Hanya di Tugu depan Pendopo Gubernur yang tidak terlihat ada barisan siswa dan siswi, namun tak sedikit dari mereka yang berteduh dibawah pepohonan di pelataran trotoar.
Kegiatan ini diselenggarakan guna melecut semangat generasi muda untuk mengikrarkan gerakan cinta Pancasila, anti radikalisme dan antinarkoba. Dikatakan Zukarnaen selaku Kapolda Riau kegiatan ini sangat kontekstual dengan kondisi kekinian yang melanda bangsa Indonesia. “Kita berharap semangat gerakan ini tak akan pernah luntur pada generasi muda Riau”, ucapnya.
Apel akbar ini sebagai upaya kongkret untuk membumikan kembali Pancasila, ujarnya. sekaligus menunjukkan para pelajar-santri Riau sangat mecintai Pancasila, dan anti Radikalisme. “Ketika Soekarno menyusun Pancasila pada Tanggal 16 Agustus 1945 perlu kita ingat “Bahwa Indonesia yang akan kita bangun kelak, adalah one for all, all for one, all for all”, ucapnya dalam orasi. Kegiatan kali ini merupakan bentuk pernyataan sikap kecintaan terhadap Pancasila dari generasi muda, dan pihaknya bersyukur mendapat perhatian dan dukungan penuh dari seluruh stake holder pemerintahan dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama Gubri Arsya Djuliandi Rachman, mengungkapkan apresiasi yang sangat tinggi atas terlaksananya kegiatan apel Pramuka. Ia mengatakan dalam sambutannya apel akbar Pramuka pelajar-santri Riau merupakan kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati hari Pramuka ke 56 dengan tema “Bekerja untuk Kaumk Muda, Mewariskan Yang Terbaik Bagi Bangsa”. Orasi yang diawali dengan Pantun Pramuka tersebut ADR mengatakan apel akbar pramuka ini sudah menjadi catatan rekor MURI, yang dihadiri juga oleh Perwakilan MURI dari Jakarta.
STM saja sudah mengirim 2300 orang, MTS 900 orang, SMA 8 1200 orang, hingga jam 10 tetap akan berjalan. Begitu pula para santri, ada sebanyak 46 pesantren yang ikut ambil bagian, tak ketinggalan unit unit organisasi siswa intra sekolah, perkumpulan rohani siswa dan kelompok sispala pada masing masing sekolah. Gerakan pramuka akan melengkapi pendidikan informal dan formal di sekolah. Menurutnya untuk menghasilkan kaum muda yang handal dan berkarakter tidak cukup dengan pendidikan formal saja, perlu adanya didukung dengan kegiatan non formal, seperti gerakan pramuka ini, terangnya.
Ia sangat bersyukur Gugus Dharma Kota Pekanbaru lahir baru 20 Juli yang lalu ini telah dapat melaksanakan gelaran apel akbar yang diakui oleh rekor MURI ini, ia mengharapkan dengan kegiatan ini akan semakin tinggi rasa persatuan dan kesatuan yang ada pada generasi muda kita. Diharapkan anggota pramuka turut berkontribusi, dalam mewujudkan pribadi yang unggul dan handal , melalui momen ini kita tunjukkan semangat patriotisme dalam bernegara, tandas Gubri mengakhiri orasi.(vera/adi)