Tembilahan (Kemenag) – Pembelajaran sains dan praktik lingkungan di Raudhatul Athfal (RA) Al-Munawwarah Tembilahan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada Senin (22/12/2025), siswa-siswi dari Kelompok B7 dengan bangga memamerkan hasil dari proyek menanam kacang hijau yang telah mereka rawat dengan tekun.
Tanaman kacang hijau yang ditanam oleh anak-anak tersebut
terlihat subur dan segar, menunjukkan keberhasilan mereka dalam memahami proses
pertumbuhan tanaman secara langsung. Proyek ini merupakan bagian dari kurikulum
yang bertujuan untuk mengenalkan konsep biologi dasar, tanggung jawab, serta
pentingnya merawat lingkungan kepada anak usia dini.
Melalui kegiatan praktis ini, siswa-siswi tidak hanya
belajar cara menanam, tetapi juga mengamati siklus hidup tanaman, mulai dari
biji, kecambah, hingga tumbuh menjadi tanaman muda yang sehat.
Kepala RA Al-Munawwarah Tembilahan, Heni Sumanti, menyatakan
apresiasinya terhadap kerja keras dan antusiasme para siswa Kelompok B7.
"Kami sangat bangga melihat antusiasme dan keberhasilan
Kelompok B7. Proyek kacang hijau ini adalah contoh nyata bahwa anak-anak usia
dini bisa belajar sains dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Selain
mendapatkan pengetahuan, mereka juga menumbuhkan rasa tanggung jawab. Melihat
tanaman yang mereka rawat sendiri tumbuh subur dan segar adalah pembelajaran
yang sangat berharga tentang kerja keras dan hasil," tutur Heni Sumanti.
Hasil proyek menanam kacang hijau yang sukses ini diharapkan
dapat menjadi motivasi bagi kelompok belajar lain di RA Al-Munawwarah untuk
terus terlibat aktif dalam kegiatan berbasis praktik yang mendidik dan
menumbuhkan kecintaan terhadap alam.Â
(Ria)