Riau (Imas) –
Memasuki tahap finishing Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA
Kecamatan Pinggir yang mengunakan dana SBSN, disambangi Kaknwil Kemenag Riau Drs
H Ahmad Supardi MA beserta rombongan tim Inmas pada Rabu (27/12).
Monitoring
yang juga turut didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan
Syari’ah Drs H Irhas MA, Kakanwil menyusuri bangunan dari ruang ke ruang sambil
sesekali berbincang dengan Kasi Bimas Islam Kemenag Kab Bengkalis Drs H Syamsir dan H Charles Kepala KUa Kecamatan Mandau.
Saat
meninjau lokasi, Ahmad Supardi menyatakan pembangunan 3 Â KUA Kecamatan se provinsi Riau Dua di
Bengkalis dan 1 di Rengat Inhu, secara keseluruhan sudah hampir rampung, secara
fisik sudah 100 persen ini, tinggal permbersihan pembersihan lahan dan
finishing, maka diharapkan jelang 31 Desember ini dapat diselesaikan oleh pihak
pemborong”, ucapnya.
Ia
menginginkan ini bisa dijadikan model kedepan,
tahun lalu kita sudah bangun 1 unit KUA dan tahun ini ada 3 kantor KUA yang
kita bangun. Semoga kedepan di Tahun 2018 ini bisa kita jadikan model, dan
insyaallah kita akan bangun lagi sebanyak 8 unit kantor KUA dan diharapkan sudah
bisa lebih cepat kemajuannya dari yang sekarang ini.
Pada
kesempatan itu ia menekankan beberapa hal yang harus kita perhatikan, melihat
masih ditemukan beberapa kelemahan kelemahan dalam proses pembangunan kantor
tersebut. Ia menilai ada beberapa item yang tidak sinkron dengan gambar dengan
Rab nya, ujar Ahmad, sebagai contoh jalan akses masuk ke kantor ini belum ada jembatannya,
kalau ditengok di gambar dan di RABnya memang tidak masuk. Tahun depan
diharapkan sudah kita persiapkan tentang akses jalan ini, termasuk untuk kawasan
parkirnya, sebut pejabat low profile ini. “Semoga di Tahun 2018 hal hal seperti
ini sudah terakomodir dengan baik sehingga dana SBSN ini bisa kita realisasikan
secara maksimal mengingat ini adalah kebijakan nasional yang saya pikir sangat
menguntungkan bagi daerah”, tegasnya.
Lebih
dari itu, yang tak kalah penting adalah bagaimana memanfaatkan gedung kantor
yang cukup megah ini.”Untuk ukuran kantor Kecamatan ini sudah megah, sementara
pegawainya hanya dua orang, sementara kantor ini bisa muat untuk kapasitas 20
orang pegawai”, ujarnya. Untuk itu saya harapkan kantor ini bisa dimanfaatkan
untuk kantor para pengawas, sehingga pengawas juga bisa menempati kantor ini
dan dapat melaksanakan tugas dan pengawasan lebih bagus lagi untuk madrasah
kita.
Hal
itu dibenarkan oleh H Irhas selaku Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau, bahwa proyek
pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji itu merupakan proyek yang
dibiayai dari Surat Berharga Syariah negara (SBSN) dimana terdapat perjanjian
yang harus disepakati antara berbagai pihak.
Ia mengatakan, kelemahan yang terjadi pada tahun ini sepatutnya menjadi catatan penting bagi kita semua, agar di tahun mendatang tidak akan terulang lagi, terang Irhas menanggapi yang diungkapkan Kakanwil. Dengan rampungnya gedung kantor balai nikah dan manasik haji pada dua Kabupaten dan tiga kecamatan di kabupaten Bengkalis ini, pihaknya sangat berharap bisa melecut motivasi dalam meningkatkan kinerja, sekaligus harus berbangga sebagai ASN Kemenag dalam upaya mendorong pembinaan dan pembangunan umat.
Irhas
menambahkan, Insyaallah untuk tahun depan Riau mendapat 8 jatah proyek SBSN
lagi dimana akan dibangun untuk gedung KUA ini di Inhil sebanyak dua kecamatan, di
Inhu 2 Kecamatan, Pelelawan 1 Kecamatan, dan 1 kecamatan di Dumai.
Sementara
itu Kasi Bimas Islam Kab Bengkalis Drs H Syamsir mengungkapkan untuk KUA Pinggir Kab
Bengkalis secara fisik sudah kelar 100 persen, namun tiga bulan kedepan dikatakannya
masih tetap akan dilakukan pemeliharaan sesuai dengan jaminan yang telah
disepakati. Pihaknya mengaku terkait proses pembangunan selama ini, kami hanya
terkendala cuaca yang sering hujan ucap, ditambah lagi kita dari PPK tidak
bersertifikat, jadi banyak meraba raba dalam bekerja selama ini ungakapnya lagi,.
Namun alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, baik itu dari Kakanwil, Kankemenag,
pengawas, konsultan alhamdulillah kita dapat menyelesaikan ini semua tepat
waktu.
Ia berharap kedepan agar bisa ditambah pegawai untuk kantor baru tersebut. "Semoga kedepan akan ada penambahan pegawai untuk kantor yang berukuran cukup besar, untuk saat ini hanya dua pegawai wanita dan 1 Plt ucapnya, sementara ruang kantor sudah sedemikian banyak, saya secara pribadi meminta dan berharap Kakanwil untuk melakukan pemerataan pegawai, kalau bisa yang dari Mandau bisa pindah kesini, harapnya. (vera/eka/faj)