Rokan Hilir (Kemenag) — Susi Parista Silitonga secara resmi memeluk Agama Islam melalui prosesi ikrar syahadat yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, Senin (29/12/2025). Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh Mustopa dan Muda Rambe sebagai saksi.
Ikrar syahadat dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Tanah Putih, Syaiful. Dalam suasana penuh ketenangan dan kekhusyukan, Susi Parista Silitonga mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai pernyataan keimanan serta komitmen untuk menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam.
Usai prosesi, Syaiful memberikan bimbingan awal kepada Susi Parista Silitonga terkait rukun iman, rukun Islam, serta nilai-nilai dasar dalam kehidupan seorang muslim. Ia menegaskan bahwa proses masuk Islam merupakan langkah awal dari perjalanan spiritual yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
“Masuk Islam bukan hanya seremonial, tetapi awal dari komitmen hidup beragama. KUA melalui penyuluh agama akan terus memberikan pembinaan agar mualaf dapat menjalani ajaran Islam dengan baik dan penuh keyakinan,” ujar Syaiful.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, H. Ahmad Asyura turut menyambut baik pelaksanaan prosesi tersebut. Ia menegaskan komitmen KUA dalam memberikan pelayanan keagamaan yang humanis dan inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat.
“KUA hadir untuk melayani seluruh lapisan masyarakat dalam urusan keagamaan, termasuk mendampingi saudara-saudara kita yang mendapatkan hidayah untuk memeluk Islam. Ini merupakan bagian dari tugas pelayanan umat yang sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama,” ungkap H. Ahmad Asyura.
Lebih lanjut, Ia berharap Susi Parista Silitonga dapat menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslimah dengan penuh ketenangan serta mendapatkan dukungan pembinaan, baik dari lingkungan sekitar maupun dari KUA Tanah Putih.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata peran KUA Kecamatan Tanah Putih dalam menghadirkan layanan keagamaan yang membina umat, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. (TH/Humas)