0 menit baca 0 %

Proses Pemvisaan, Paspor Jemaah Mulai Discan di Kanwil

Ringkasan: Riau (Inmas) - Dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi Jemaah Haji sangat dibutuhkan inovasi-inovasi baru sehingga pelayanan kepada masyarakat ini akan lebih efektif dan efisien. Guna mewujudkan peningkatan pelayanan ini, sebagian tugas di Subdit Dokumen Ditjen PHU Kemenag RI memberikan kew...

Riau (Inmas) - Dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi Jemaah Haji sangat dibutuhkan inovasi-inovasi baru sehingga pelayanan kepada masyarakat ini akan lebih efektif dan efisien. Guna mewujudkan peningkatan pelayanan ini, sebagian tugas di Subdit Dokumen Ditjen PHU Kemenag RI memberikan kewenangan kepada Kanwil Kemenag.

“Kami menyambut baik terhadap apa yang dilakukan oleh Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah khususnya terkait Dokumen pemvisaan paspor haji yang dimana akan diserahkan penyelesaiannya di level Kantor Wilayah masing-masing Provinsi,” ucap Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau H Darwison MA saat dikonfirmasi humas pada Senin (02/03).

Untuk musim haji 2020 Proses dokumen dan pemvisaan Jemaah Haji akan diserahkan proses penyelesaiannya di level Kanwil Kementerian Agama Provinsi, hal ini dilakukan untuk mempermudah dan memberikan layanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat khususnya dalam proses dokumen pemasporan, lanjutnya.

Adapun alur penyelesaian Dokumen jamaah haji di Kanwil tahun 2020 H yaitu adanya verifikasi data, lanjut dengan scanning, update data, upload, download dan bisa langsung cetak Visa haji, lanjutnya.

 “Dalam pengalihan pekerjaan ini, dan melihat pekerjaan ini sangat rentan, maka bidang PHU akan membentuk Tim Penerima Proses pemberkasan pemasporan untuk pemvisaan dan melakukan pelatihan Scan dan update data jemaah dengan menggunakan mesin MRTD untuk proses pemvisaan di Kanwil.” Terang Darwison.

Ia menilai para staf bagian dokumen, serta operator Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat)  perlu lebih memperdalam proses scan dan update data jemaah.

“Saat ini pengadaan alat MRTD untuk scan paspor jemaah baru ada satu unit, sementara yang kita butuhkan untuk lebih kurang 5000 jemaah sebanyak 3 unit, semoga dalam dua bulan ini bisa ditambah 2 unit lagi,” sebutnya. 

Kanwil Kemenag Riau sedang mempersiapkan penambahan pengadaan alat MRTD untuk scan paspor jamaah haji."Proses scan paspor sesuai dengan kedatangan paspor dari Kabupaten/kota ke Kanwil kita, kita pakai saja hukum tertib," tukasnya.

Sementara itu informasi dari Prakom Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau H Indra, proses scan dan update data terakhir untuk hari ini saja sudah sekitaran seratus paspor. Ia menyebut proses scanning dan update data ini melibatkan tim Siskohat, dokumen haji dilingkungan Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau.(vera/za)