Rokan Hulu (Inmas) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pembangunan bidang agama dan keagamaan di Rohul, diarahkan pada lima hal, yakni : Peningkatan kualitas kehidupan beragama; Peningkatan kualitas kerukunan umat beragama; Peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan; Peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah; dan Peningkatan tata kelola pemerintahan.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika memberikan materi pengarahan pada pembekalan Mahasiswa Kulliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syurif Kasim (Suska) Riau, Rabu (29/6/2016) bertempat di aula Islamic Centre UIN Suska Riau, Pekanbaru.
Pembekalan KKN tersebut diikuti 540 Mahasiswa/i UIN Suska Riau yang akan melaksanakan KKN selama 2 bulan mulai dari tanggal 15 Juli s/d 15 September 2016 di 6 Kecamatan se Rohul, yang meliputi Kec Rambah Hilir, Rambah Samo, Tambusai, Rokan IV Koto, Kabun, dan Tandun.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau ini, menyatakan bahwa peningkatan kualitas kehidupan beragama, dilakukan melalui peningakatan kualitas beragama dalam keluarga, pernikahan yang berkualitas, pemberdayaan rumah ibadah, dan penciptaan lingkungan yang islami.
Peningkatan kualitas kerukunan umat beragama, diarahkan pada trilogi kerukunan, yakni kerukunan intern umat beragama; kerukunan antar umat beragama; dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Kerukunan ini, diharapkan dapat memprioritaskan kerukunan intern umat beragama, sebab bagaimana mungkin satu komunitas umat beragama bisa rukun dengan umat beragama lain, sedangkan intern umat beragamanya saja morat marit.
Peningakatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, diarahkan pada peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, yang meliputi pendidikan umum berciri khas agama, yakni Raudhatul Athfal (RA), MI, MTs, dan MA. Kemudian pendidikan agama di sekolah, mulai dariu SD, SMP sampai SMA/SMK. Selanjutnya pendidikan pondok pesantren.
Peningakatn kualitras pelayanan ibadah haji dan umrah, dimana saat ini animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji makin tinggi. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka waiting list ataupun daftar tunggu, yang sudah mencapai angka 5000 orang untuk Kab Rohul, sementara yang bisa diberangkatkan 250 orang setiap tahun.
Peningkatan tata kelola pemerintahan diarahkan pada pelayanan yang mudah, murah, tidak memberatkan, dan tepat waktu, bila perlu gratis seperti Nikah di KUA.Ash