0 menit baca 0 %

Program Kemitraan Tingkatkan Manajemen Madrasah

Ringkasan: Rokan Hulu- “Saat ini sudah ada 3 madrasah yang terakreditasi A sebagai hasil dari program kemitraan bantuan SNIP,” ucap Syahruddin, Kasi Pendis Rohul, dengan bangga. Lebih lanjut Syahruddin memaparkan bahwa 3 madrasah yang sudah terakreditasi A yaitu MI Al Islam, MI Binaul Ummah, dan MT...

Rokan Hulu- “Saat ini sudah ada 3 madrasah yang terakreditasi A sebagai hasil dari program kemitraan bantuan SNIP,” ucap Syahruddin, Kasi Pendis Rohul, dengan bangga. Lebih lanjut Syahruddin memaparkan bahwa 3 madrasah yang sudah terakreditasi A yaitu MI Al Islam, MI Binaul Ummah, dan MTs Nurul Iman Mahato.

Hal ini dapat terlihat dari peningkatan manajemen dan fasilitas madrasah yang sudah terpenuhi dan mampu melengkapi kebutuhan aktivitas belajar di madrasah tersebut.

“Dengan adanya program bantuan SNIP ini banyak memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan pengelolaan manajemen madrasah yang pada akhirnya madrasah tersebut mampu untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswanya. Madrasah pun semakin percaya diri untuk mengembangkan potensinya dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa pendidikan madrasah mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya,” jelas Syahruddin.

Program bantuan SNIP yang sudah berakhir tahun 2016 ini, menyisakan harapan agar program yang serupa dapat direncanakan oleh Kementerian Agama pusat agar madrasah yang belum mendapatkan bantuan dan pembinaan mendapatkan hal yang serupa sehingga terjadi pemerataan kualitas madrasah terutama dalam hal akreditasi madrasah.

“Akreditasi madrasah merupakan salah satu hal terpenting untuk meningkatkan kredibilitas dan kualitas madrasah sehingga mampu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Selain itu pula, bagi madrasah yang sudah memiliki akreditasi bukan berarti pekerjaannya sudah selesai akan tetapi harus terus melakukan inovasi agar madrasah tersebut mampu mempertahankan akreditasinya, maka dari itu kami selalu melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap madrasah tersebut”, tutur Kasi Pendis Rohul. (novam/dnms)