Indragiri Hilir (Inmas)- Program Kemitraan Indonesia dan Australia/Akreditasi Madrasah ini sudah sangat membantu Kabupaten Inhil terutama Kankemenag Inhil dimana program ini telah membantu 37 madrasah yang ada di Inhil, dengan rincian 12 Madrasah Iftidaiyah (MI) dan 25 Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Demikian diungkapkan Kasi Pendis Kankemenag Inhil Drs H Jisman MA ketika dihubungi Dinamis, Selasa (15/3).
Program madrasah sasaran ini alhamdulilah sudah selesai, selain membantu akreditasi madrasah juga telah melaksankan kegiatan-kegiatan berupa orientasi dan rehab fisik bangunan dengan nilai 1 madrasah nilai $Aus 10.000.
Hasil dari program ini diharapkan dapat inventarisasi dan diterapkan. dan agar bangunan nua dapat dipelihara dengan sebaik baiknya. Dan tentunya bantuan yang diberikan pastiny ada yang belum sempurna, untuk itu perlu kiranya madrasah merangkul komite, para wali dan pengusa untuk dapat juga membantu program-program pengembangan madrasah kita. Kemudian ilmu-ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada madrasah lain dan madrasah lain juga diharapkan bisa mengadopsi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA yang sekarang ini beliau menjabat Direktur Pemberdayaan Zakat di Kemenag RI di Jakarta. Beliau banyak membantu dengan menunjuk Inhil sebagai penerima bantuan ini. Tak lupa kamu juga ucapkan banyak terima kasih kepada Kabid Madrasah Drs H Mahyudin MA yang saat ini menjadi Pgs Kakanwil beserta jajarannya dan juga kepada Direktur dan jajaran SNIP Riau sebagai penggerak program kemitraan ini," ucapnya. (jon/dnms)