0 menit baca 0 %

Program Jumat Berbagi MA Ponpes Asy-Syaakiriin, Bentuk Nyata Kepedulian Siswa terhadap Sesama

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan pelajar, MA Ponpes Asy-Syaakiriin Sei Lala menggelar kegiatan Jumat Berbagi Berkah berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima, seperti lansia, jompo, dan anak yatim/pia...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan pelajar, MA Ponpes Asy-Syaakiriin Sei Lala menggelar kegiatan “Jumat Berbagi Berkah” berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima, seperti lansia, jompo, dan anak yatim/piatu, pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang rutin dilaksanakan setiap bulan di pekan kedua.

Program sosial ini lahir dari kepedulian bersama antara pihak madrasah, siswa, dan orang tua. Kepala Madrasah, menjelaskan bahwa pendanaan program bersumber dari sumbangan sukarela orang tua siswa.

“Ada yang menyumbang uang, ada juga yang langsung membawa sembako. Semua dilakukan dengan keikhlasan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ungkap Annur.

Lebih dari sekadar kegiatan amal, Jumat Berbagi menjadi wadah pembentukan karakter dan pendidikan moral bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar agama di ruang kelas, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai Islam secara langsung dalam kehidupan sosial. “Tujuan program ini untuk membiasakan siswa-siswi gemar bersedekah dan menumbuhkan sikap simpati serta peduli terhadap sesama,” tambah beliau..

Dampak kegiatan ini terasa luas, terutama bagi masyarakat sekitar pondok pesantren yang merasakan manfaat nyata dari kepedulian para siswa. Program ini juga memperkuat hubungan emosional antara madrasah dan lingkungan sekitar, menciptakan citra positif pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal.

Dengan semangat berbagi yang terus dijaga, MA Ponpes Asy-Syaakiriin Sei Lala menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa ditanamkan sejak dini, dan bahwa keberkahan ilmu sejatinya akan lebih bermakna jika disertai dengan amal yang nyata bagi kemaslahatan umat.

(Reski)