0 menit baca 0 %

Program Duta Digital PR Inmas Madrasah Se-Provinsi Riau, Begini Kata Kasubbag Inmas

Ringkasan: Riau (Inmas) - Para pelajar sebagai agen penggerak perubahan dinegeri ini yang akan memegang estafet kepemimpinan dimasa mendatang harus berperan aktif untuk menjadi pelopor terbentuk citra positif lembaga pendidikan yang baik. Melalui program Duta Digital PR inmas Madrasah Provinsi Riau akan lahir...

Riau (Inmas) - Para pelajar sebagai agen penggerak perubahan dinegeri ini yang akan memegang estafet kepemimpinan dimasa mendatang harus berperan aktif untuk menjadi pelopor terbentuk citra positif lembaga pendidikan yang baik. Melalui program Duta Digital PR inmas Madrasah Provinsi Riau akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi dalam bidang akademis formal, namun memiliki keterampilan lain dalam dunia public relation. Demikian diungkapkan Dedi Sahrul saat berbincang dengan salah seorang tim inmas di ruangan Kerjanya pada Jum’at (25/08) sore.

Dedi mengungkapkan kegiatan ini bertujuan agar para pelajar madrasah dapat mengeksplorasi kemampuan dalam hal positif, sehingga marwah dan kualitas madrasah semakin baik sesuai dengan slogan madrasah yang selalu digaungkan bahwa madrasah lebih baik, lebih baik madrasah, ucapnya. Minimal kegiatan ini dapat menstimulus energi positif bagi pelajar, sekaligus sebagai upaya dalam menangkal segala bentuk kenakalan remaja, narkoba, dan paham radikalisme ditengah generasi muda, ucapnya lagi.

Sebelum menjaring calon calon Duta Digital PR madrasah tersebut, untuk awal ini pihaknya akan menggelar Kegiatan seminar terkait keterampilan menulis naskah berita dan pembaca berita bagi pelajar madrasah khusus Kota Pekanbaru sebanyak 200 orang peserta. Melalui seminar dan pelatihan, yang rencana akan menghadirkan narasumber dari Jurnalis pertelevisian, para pelajar diharapkan mampu lebih mengembangkan potensi dan bakatnya dalam menulis berita dan membacakan berita di depan publik.

“Seminar ini gratis untuk semua pelajar madrasah perwakilan masing masing madrasah yang ada di Kota Pekanbaru maupun diluar Pekanbaru nantinya”, kata Dedi.

Untuk pemilihan Duta Digital PR Inmas Kanwil Kemenag Riau sendiri, ia menyebutkan akan ada beberapa standarisasi yang harus dimiliki oleh seorang Duta Digital PR Inmas madrasah Riau. Di samping memiliki fisik dan penampilan yang menarik, para pelajar harus fasih membaca alquran dan menguasai ilmu keagamaan, minimal menguasai rukun Islam dan Wajib hafal Pancasila, terangnya.

Kriteria khusus lainnya adalah pelajar madrasah maupun santri yang akan menjadi Duta Digital PR Inmas Madrasah harus memiliki kreativitas dan aktif dalam organisasi, memiliki wawasan dalam menulis dan keterampilan berbicara di depan khalayak ramai dengan vokal yang menarik. Intinya duta PR ini wajib memiliki wawasan intelektual ilmu keagamaan, wawasan umum dan wawasan kebangsaan, tandas Dedi.

Lebih dari itu Dedi sangat mengharapkan kerjasama dari para pejabat di lingkungan bidang madrasah serta kontributor Kemenag kab/kota untuk mensosialisasikan kegiatan ini. Jika kegiatan ini berhasil dilaksanakan, ia berharap tidak hanya dalam skala daerah (provinsi) saja, namun bisa menggaung hingga skala nasional. Waktu yang cukup panjang selama tiga bulan kedepan diharapkan dapat mempersiapkan segala sesuatu dengan matang, sehingga pada waktu pelaksanaan nanti tidak ditemukan kendala yang berarti, harap Dedi menutup bincang.(vera)