0 menit baca 0 %

Prof Dr Syamsul Nizar MA : Kita Yang Pegang Alquran, Kita Yang Selamatkan Alquran

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Keluarga besar Kemenag Riau gelar buka bersama pada Senin sore (20/06) di gedung Aula baru Kanwil Kemenag Riau. Acara yang dibuka langsung oleh Pgs Kanwil Kemenag Riau tersebut berlangsung khidmat. Bukber ini dihadiri oleh para pejabat eselon III dan IV serta karyawan dilin...

Pekanbaru (Inmas) – Keluarga besar Kemenag Riau gelar buka bersama pada Senin sore (20/06) di gedung Aula baru Kanwil Kemenag Riau. Acara yang dibuka langsung oleh Pgs Kanwil Kemenag Riau tersebut berlangsung khidmat. Bukber ini dihadiri oleh para pejabat eselon III dan IV serta karyawan dilingkungan Kemenag Riau.

Acara buka puasa bersama dimulai sejak pukul 17.00 WIB, diisi dengan tausiyah dan pembacaan do’a yang disampaikan oleh Ketua STAIN Bengkalis Prof Dr Syamsul Nizar MA. Dilanjutkan dengan ta’jil bersama, sholat Maghrib berjamaah dan diakhiri makan bersama.

Ada yang berbeda dari tahun sebelumnya, buka bersama yang ditaja kali ini lebih ramai, dikarenakan masing-masing pegawai banyak yang membawa anggota keluarga.

Dalam tausiyahnya jelang buka puasa bersama H Syamsul Nizar menyampaikan agar kegiatan bukber ini bisa membangun rasa kebersamaan, persatuan serta solidaritas seluruh warga Kemenag Riau tanpa terkecuali. Karena hal ini sangat dibutuhkan sebagai kunci kekuatan dalam menjalankan program-program Kemenag yang notabene tidak hanya menaungi agama Islam saja, namun ada agama yang lain yang berperan dalam upaya memajukan Kemenag ini.

Pada kesempatan tersebut Syamsul Nizar menyinggung masalah pentingnya membaca Alquran. Ia menghimbau agar Kemenag beserta jajarannya bekerja sama dengan Pemda setempat dapat memberikan peran dan kontribusi nyata dalam menerapkan budaya baca Alquran pada anak remaja tingkatan SD, SLTP dan SLTA. Hal ini mengingat masih banyak ditemukan ditengah-tengah masyarakat khususnya setingkat mahasiswa yang belum fasih membaca alquran. Bahkan mirisnya ada sekitar 40 % yang belum bisa membaca Alquran dengan baik.

“Kita tidak ingin Alquran dijadikan sekedar simbol saja ditengah kehidupan”, tegasnya. “Budaya membaca Alquran perlu terus kita galakkan ditengah masyarakat”, himbau syamsul Nizar.

Lebih lanjut Syamsul Nizar menekankan hal sangat ini penting, untuk bisa memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran. Karena jelas sekali Alquran sudah memberikan isyarat kepada kita umat Islam melalui hadist Rasul bahwa begitu banyak syafa’at yang akan didapatkan dengan membaca Alquran.

Menutup tausiyahnya H Syamsul Nizar berpesan agar tidak hanya pada momen Ramadhan kita semua dapat mengimplementasikan nila- nilai Alquran dalam kehidupan. “Kita yang memegang Alquran, harusnya kitalah umat yang menyelamatkan Alquran ”, pesannya penuh semangat.

Dalam do’a yang disampaikannya usai tausiyah, berharap semoga dipertengahan Ramadhan ini amal ibadah puasa kita bersama diterima Allah Swt, agar seluruh keluarga besar Kemenag diberikan selalu keistiqamahan dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai umat dan abdi negara.(vera)