Pekanbaru (Humas) - Prof.DR.H.Mahdini MA, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI-red) Provinsi Riau pada Sabtu malam (7/6) memberikan tausyiah agama di depan 2 ribuan lebih jamaah di Masjid Agung An-Nur, Kota Pekanbaru. Dalam tausyiahnya beliau menyampaikan bahwa sebetulnya pada saat ini beliau masih dalam keadaan sakit, namun karena ada pertemuan penting ini Alhamdulillah saya di beri kekuatan oleh Allah SWT untuk hadir bersama jamaah sekalian, saya sampaikan kepada jamaah yang dirahmati Allah, saya habiskan masa saya dari kecil hingga sekarang untuk bersekolah sampai saya mendapat gelar Profesor, tapi saya baru merasa bahwa ilmu itu tidak ada arti tanpa pengamalan langsung, hal ini saya sadari sewaktu saya menghadiri pertemuan ulama sedunia di Tonggi, Bangladesh beberapa bulan yang lalu, disitu saya lihat keseriusan ulama dan hadirin yang hadir melalui kerja dakwah nyata yang mereka lakukan, disana bahu membahu antara orang Alim dengan jemaah biasa mengajak ummat untuk taat kepada Allah SWT, dibangku pelajaran hal ini tidak saya dapatkan, oleh sebab itu seriuslah mengajak orang untuk taat kepada Allah, jika kita tidak ambil bagian maka kita akan merugi baik di dunia apalagi di akhirat, ulas Mahdini.
Adapun sebelum ketua MUI Riau menyampaikan tausyiah singkatnya, acara di dahului dengan sambutan Walikota Pekanbaru, Ir.H.Firdaus MT, yang menyambut baik acara tabligh akbar tersebut, hal seperti ini harus semakin sering kita lakukan untuk memupuk silaturrahmi dan kekompakan sesama kaum Muslimin, selaras dengan visi misi Kota Pekanbaru mewujudkan masyarakat dan Kota Pekanbaru menjadi Kota Metropolis yang Islami dalam rangka menuju masyarakat Madani, Harap Firdaus.
Menurut panitia penyelenggara, Ir.Hafiz MT, yang didampingi Ust.Muslim kepada Humas menyampaikan bahwa acara yang kita laksanakan pada malam hari ini adalah Tabligh Akbar yang diikuti oleh tidak kurang dari 2000 orang jamaah berasal darii Kota Pekanbaru dan luar kota Pekanbaru, penceramahnya kita hadirkan 3 orang ulama pada 3 sesi; yaitu Prof.DR.H.Mahdini, MA ketua MUI Riau ba’da Maghrib, DR.Eri Sunandar dosen UIN SUSQA Riau juga ba’da Maghrib setelah Prof.Mahdini, kemudian Ust. Maulana Hamdan ba’da Isya, acara ini merupakan acara tahunan yg rutin kita lakukan, namun di Masjid Agung ini baru kali pertama kita melaksanakannya, tujuannya adalah bagaimana seluruh umat Islam di negeri kita ini taat kepada Allah SWT, tugas kita untuk mengajak orang taat kepada Allah sebagaimana kerja para nabi terdahulu dan kerja para sahabat Rasulullah SAW, mari kita perkecil perbedaan dan kita perbesar persamaan, apa perbedaannya? Mungkin kita berbeda dalam suatu aspek dan pelaksanaan dalam ibadah tertentu namun itu jangan dijadikan permasalahan sehingga kita berpecah belah, apa persamaan kita? Kita sesama umat Islam dan umat Rasulullah SAW, mari kita perbesar persamaan dengan menyambung silaturrahmi untuk mentaati perintah Allah agar hidayah dan rahmat Allah tercurah kepada kita semua, kerja dakwah adalah kerja para nabi dan diberikan tugas mulia ini kepaa kita umat Muhammad SAW, mari kita ambil bagian agar hidup kita bermanfaat, pungkas Hafiz kepada Humas seusai Sholat Isya sebelum tausyiah berikutnya.(AZ)