Batam (humas)- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-25 di Pulau Batam resmi dibuka Jumat malam (6/6) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Ia mengungkap pelaksanaan MTQ dapat menjadi media edukasi masyarakat dalam melaksanakan siar-siar Islam. Karena itu MTQ juga merupakan wahana untuk memahami isi kandungan Al Quran sebagai esensi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
MTQ Nasional diikuti 33 provinsi di Indonesia dan provinsi termuda Kalimantan Utara dengan status sebagai peninjau.
“Kepada para tokoh agama Presiden mengimbau agar dapat memberikan bimbingan kepada masyarakat dalam masa kampanye dengan menjaga keutuhan dan tidak melakukan tindakan perusakan,” katanya.
Presiden menyebutkan, MTQ mengangkat aktualitas agar bangsa Indonesia unggul, berkarakter, memiliki moralitas, bermental yang baik dengan pemahaman terhadap Al Quran. Pada bagian lain sambutannya, Presiden mengatakan, MTQ Nasional ke-25 di Pulau Batam merupakan perpisahan dirinya yang telah menjabat sebagai Kepala Negara dan akan berakhir Oktober 2014 mendatang.
Selama 10 tahun menjadi presiden, dia dan istrinya, Ny Ani Yudhoyono tidak pernah absen sekalipun menghadiri penyelenggaraan MTQ Nasional di berbagai provinsi di Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Kepri Muhammad Sani dalam laporannya mengatakan, tema MTQ 25 adalah “Harmoni Dalam Keberagaman”. MTQ ini akan diisi dengan berbagai kegiatan silaturahmi antarumat beragama. Dikatakan, para peserta MTQ selain diikuti umat Muslim, juga diikuti unsur agama lain yakni Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu.
Gubernur Kepri secara khusus mengucapkan teirma kasih atas bantuan 30 bus yang diberikan Presiden guna kelancaran transportasi masyarakat dan karyawan yang ada di Kota Batam. Acara pembukaan MTQ di Pulau Batam diwarnai atraksi menarik karena sejumlah gubernur dan wakil gubernur ikut menghadiri acara tersebut. Pelaksana tugas Gubernur Banten, Rano Karno ikut memimpin kafilah yang berkekuatan 52 orang.
Sedangkan pelaksana tugas Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengepalai 245 peserta MTQ yang akan ikut bertanding dan merupakan peserta terbesar dalam MTQ ini. Sementara Provinsi Kepri sebagai tuan rumah menyiapkan 200 kafilah sebagai peserta. Provinsi Papua Barat juga ikut dalam acara ini dengan mengirim 100 peserta. Sedangkan Provinsi Riau mengirimkan 130 peserta dengan 1.000 penggembira yang dipimpin Asisten II Sekda Provinsi Riau. (beritasatu/mus)