0 menit baca 0 %

Praktek Thawaf JCH Rohul

Ringkasan: Rokan Hulu (inmas) Mengelilingi Kabbah sebanyak 7 kali sambil melambaikan tangan pada Batu Hajarotul Aswat termasuk Rukun pelaksanaan haji, demikian disampaikan H. Marthillevi Saleh, M. Sy salah Satu pembimbing manasik haji yang dipercayakan oleh Kemenag Rohul, Selasa, 18/8 di Halaman Islamic Centre...

Rokan Hulu (inmas) Mengelilingi Kabbah sebanyak 7 kali sambil melambaikan tangan pada Batu Hajarotul Aswat termasuk Rukun pelaksanaan haji, demikian disampaikan H. Marthillevi Saleh, M. Sy salah Satu pembimbing manasik haji yang dipercayakan oleh Kemenag Rohul, Selasa, 18/8 di Halaman Islamic Centre Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam arahannya Marthillevi Menjelaskan Haji adalah ibadah wajib bagi yang mampu, baik secara Fisik, material dan mental, sehingga dalam menunaikan ibadah haji dibekali dengan ilmu manasik  haji yang pada akhirnya kita harapkan dapat menjadi jamaah haji yang mandiri.

Pentingnya kekuatan fisik dalam pelaksanaan haji, dikarenakan Jutaan orang yang datang dari berbagai negara, sehingga jamaah haji diharapkan bukan hanya mampu melaksanakan yang wajib saja tetapi juga yang sunat, pelaksanaan ibadah disana dilipatgandakan Allah SWT Pahalanya Jelas Marthillevi yang kesehariannya dikenal sebagai Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) .

Peraktek Thawaf dilaksanakan, dihalaman Islamic Centre Pasir Pengaraian  dengan kondisi yang panas berkeringan Jamaah Calon Haji (JCH) Rohul tetap aktif dan eksis dalam mengikuti kegiatan peraktek manasik haji tersebut.

Jenuh, lelah dan letih hal ini mungkin dirasakan dalam ritul pelaksanaan praktek Thawaf namun JCH Rohul dapat mengikuti Peraktek haji  secara keseluruhan, Harapan saya jelas Marthillevi pada wartawan dengan pelatihan manasik haji, semoga jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu dapat memahami tata cara pelaksanaan haji dengan benar sehingga menjadi jamah yang mandiri, (rt).