0 menit baca 0 %

PPSN V Telah Usai, Plt Kakanwil Harapkan Perhatian Serius Pemprov Untuk Santri Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) Plt Kakanwil mengungkapkan apresiasi tinggi kepada seluruh kontingen Riau yang mengikuti PPSN V yang dipusatkan di Bumi perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa Muara Jambi. Usai helatan PPSN V di Muara Jambi yang ditutup Sekdaprov Jambi hari ini, ada catatan penting yang perlu digarisbawahi...

Riau (Inmas) – Plt Kakanwil mengungkapkan apresiasi tinggi kepada seluruh kontingen Riau yang mengikuti PPSN V yang dipusatkan di Bumi perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa Muara Jambi. Usai helatan PPSN V di Muara Jambi yang ditutup Sekdaprov Jambi hari ini, ada catatan penting yang perlu digarisbawahi yaitu seluruh pihak terkait perlu mengadakan banyak pembinaan kedepan. "Kita tetap bersyukur, kendati ditengah terbatasnya anggaran, namun sebagian besar pondok bisa mengirim peserta dengan biaya mandiri, bahkan Riau mendapat peringkat ketiga terbanyak mengirim peserta setelah Jambi dan jawa barat",ucapnya.

Selama berjalannya kegiatan, 240 santri  Riau  sudah berusaha maksimal dan meraih prestasi sesuai kompetensi dengan bidang nya masing masing. Oleh karenanya, ketika santri Riau  belum meraih banyak prestasi dalam even tiga tahunan ini, kedepan diharapkan kepada pimpinan pondok dan bindam pramuka terus berupaya melakukan pembenahan dan persiapan terkait kepramukaan ini dimasa masa yang akan datang. 

“Kami yakin pondok pesantren yang ada di Riau mampu bersaing dalam ajang apapun di skala nasional. “Perkembangan pondok pesantren di Riau semakin hari semakin bagus”, imbuhnya kepada humas saat berbincang diruangan kerja, Selasa (30/10) sore. Maka seluruh pondok yang ada di Riau perlu melakukan pembinaan secara lebih  intens dan menginovasi program program yang update dengan zaman sekarang. Kendati di PPSN V ini hanya beberapa kegiatan saja yang masuk dalam kategori perlombaan, lainnya hanya sebentuk kreativitas saja, tetap perlu pembinaan secara terus menerus, guna membentuk santri pramuka yang kreatif dan tangguh.

Selain itu Ia berharap Pemprov maupun Pemkot di Riau memiliki perhatian besar dan dukungan terhadap prestasi santri yang mengikuti PPSN ini. Karena bagaimanapun, ketika santri ini berangkat ke tingkat nasional bukan membawa nama Kanwil Kemenag Riau, tapi membawa nama Provinsi Riau. Hal ini tentu menjadi catatan penting bagi pejabat daerah kita, ketika anak santri mampu mengukir prestasi gemilang,  mengharumkan nama Riau juga, pungkasnya.

Katakanlah semisal even MTQ, perhatian pemerintah setempat cukup besar selama ini. "Terbukti kerap memberikan reward besar kepada para qori ataupun qoriah yang menoreh prestasi, tentu kita tidak ingin hanya kegiatan MTQ yang menjadi perhatian pemerintah, kedepan sudah seharusnya ajang keagamaan lain pun mendapatkan perhatian dan dukungan yang sama dari pemprov setempat. “Setidak tidaknya bahagian kewenangan pemprov, disamping kita punya anggaran sendiri untuk kegiatan santri ini, diharapkan pemda juga dapat membantu anggaran yang kurang di Kemenag kedepannya”, tandas mahyudin..(vera/adi)