0 menit baca 0 %

PPSN V : Cuaca ekstrim, Kasi PD Pontren Beri Spirit Di Sela Kunjungan

Ringkasan: Muara Jambi (Inmas) Di sela kunjungan Tim Pejabat Kanwil Kemenag Riau ke lokasi tenda Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Jambi Jum'at (26/10) siang. Kasi PD Pontren Kanwil Kemenag Riau yang turut hadir pada kegiatan sarasehan PPSN V itu mengatakan  di hari ketiga pada PPSN V, sejumlah kegiatan fe...

Muara Jambi (Inmas) – Di sela kunjungan Tim Pejabat Kanwil Kemenag Riau ke lokasi tenda Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Jambi Jum'at (26/10) siang. Kasi PD Pontren Kanwil Kemenag Riau yang turut hadir pada kegiatan sarasehan PPSN V itu mengatakan  di hari ketiga pada PPSN V, sejumlah kegiatan festival sudah ditampilkan santri. 

Hari ini juga ada sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan santri. Diantaranya menerima kunjungan kunjungan dari 33 provinsi lainnya. “Alhamdulillah, Riau telah menyiapkan 33 bingkisan untuk provinsi lain disampingnya juga ada cendramata yang akan dipertukarkan dengan provinsi provinsi lain. “Semoga hal ini menjadi kesan positif bagi anak anak”, ungkapnya.

Selain itu Fakhri juga menceritakan kondisi lokasi perkemahan beberapa hari ini. " Belakangan memang selalu hujan lebat, ini tentu menjadi ujian kesabaran tersendiri bagi anak anak  dalam menghadapi kondisi ini.”Kami sangat mengharapkan ditengah hujan angin ini, kendati baju baju basah semua, untuk tidur di tenda pun sudah tak memungkinkan, anak santri bisa kuat, tangguh dan dapat menyesuaikan dengan kondisi alam, dan tetap sehat”, harapnya.

Lebih lanjut Fakhri juga menyinggung segala hal yang terkait kebersihan lingkungan, semoga santri yang selalu diawasi panitia dari pusat selama perkemahan mampu menjaga kebersihan. “Bila sampah sampah ini tidak terkelola dengan baik, akan menjadi potensi wabah penyakit yang cukup beresiko bagi santri", jelasnya.

Kepada anak santri Fakhri mengajak untuk selalu menjaga kebersihan, sanitasi untuk menghadapi cuaca hujan tersebut agar dibuatkan lubang kontrol air, sehingga tenda tidak basah, dan di malam hari anak anak bisa nyaman beristirahat.

Salah satu kriteria penilaian dari tim panitia pusat terhadap PPSN ini adalah masalah K3 (Kebersihan, Ketertiban dan keindahan) lingkungan, sebutnya.”semoga dengan ini bisa menjadi pelecut bagi anak anak untuk menjaga K3. “Hal ini sangat membutuhkan kontrol dan kepedulian dari pemerintah setempat, mulai dari lurah ,camat hingga RT/ RW, tekannya.

“Saya percaya banyak ilmu positif yang bisa digali santri dari event besar ini”, kata Fakhri. 

Salah seorang santri bernama Abdul Haris pranas yang berasal dari PP Darel Hikmah mengaku sangat bangga bisa mengikuti helatan PPSN V tersebut. “Disini kami banyak belajar tentang kemandirian, kedisiplinan dan juga kekompakan, ini sangat menyenangkan sekali”, ucapnya penuh semangat.

“Kami selalu menjaga kehormatan satu sama lainnya, karena kami satu aqidah, terangnya. Ia berharap  santri Riau  melalui PPSN itu bisa lebih mengenal lagi santri dari seluruh Nusantara, sebagai bahan pembelajaran untuk mengambil kelebihan dari seluruh pondok yang ada di Indonesia.

“Selama disini kami punya cara khusus untuk saling menyapa, seperti “ Salam Riau, wow Salam", jelasnya dengan nada optimis.(vera)