0 menit baca 0 %

PPOK, Jamaah Inhu Wafat di Klinik Kesehatan Maktab Misfalah Makkah

Ringkasan: Riau (Inmas)- Innalillahi wainnailaihi rajiuun, karena Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) atau penyakit paru-paru seorang jamaah Kloter 4 BTH asal Indragiri Hulu, Syafridin bin Syahbudin (65th) wafat di Klinik Kesehatan Maktab Misfalah 130 Makkah, Jumat (18/8/2017) pada pukul 20.40 WAS.Berdasark...

Riau (Inmas)- Innalillahi wainnailaihi rajiuun, karena Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) atau penyakit paru-paru seorang jamaah Kloter 4 BTH asal Indragiri Hulu, Syafridin bin Syahbudin (65th) wafat di Klinik Kesehatan Maktab Misfalah 130 Makkah, Jumat (18/8/2017) pada pukul 20.40 WAS.

Berdasarkan informasi Ketua Kloter 4 BTH Zainal dan TPIHI Ahmad Karyani, saat wafat almarhum Syafridin yang beralamat di jalan Lingkungan RT01 RW09 Batang Peranap Inhu, didampingi sang istri Niamin binti Muhammad Khatib  karena kesulitan bernapas, terutama disebabkan oleh penyempitan saluran udara atau obstruksi aliran udara yang sudah kronis.

Terhadap informasi wafatnya jamaah Inhu yang merupakan jamaah ke 4, setelah 3 orang wafat di Madinah, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, beserta keluarga besar menyampaikan turut berduka cita, dan mendoakan agar jamaah bersangkutan diampuni disa-dosanya dan ditempatkan ditempat yang mulia disisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggal sabar, tabah dan tawakkal.

"Keluarga besar Kanwil Kemenag Riau turut berduka cita atas wafatnya jamaah Inhu tadi malam, semoga khusnul khatimah dan keluarga diberi kesabaran dan keikhlasan, dan kepada jamaah dan petugas haji hendaknya tetap menjaga kesehatan selama di tanah suci," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kakankemenag Inhu, Abdul Kadir, semoga almarhum Syafridin ditempatkan ditempat yang terbaik disisi Allah, dan istri yang turut menunaikan ibadah haji dapat sabar dan iklas, serta kembali fokus untuk  menjalankan ibadah haji.

"Jamaah kita himbau untuk menjaga kesehatan menjelang Armina, karena cuaca dan kondisi Armina akan lebih membutuhkan stamina dan fisik yang kuat. Seperti yang diungkapkan Kakanwil, agar ini jangan lepas dari kontrol dan pengawasan petugas haji, baik itu ketua kloter, pembimbing ibadah, karu, karom maupun tim kesehatan," himbaunya. (mus/nik)

Data Jamaah Riau yang Wafat di Madinah dan Makkah

1. Samidi Citro Sentono (69th), jamaah kloter 6 BTH, wafat di KKHI Madinah, Senin 7/8/2017 karena Cardiovascular Disiases. (Asal Siak)
2. Risda Yarni Binti Muhammad Rasyid (48th), jamaah Kloter 6 BTH, wafat di kamar hotel Mercure Madinah, Jumat 11/8/2017 karena gagal jantung dan sindroma nefrotik. (Asal Siak)
3. Ilyas bin Muhammad Jasa (64th), jamaah Kloter 8 BTH, wafat RS King Fahd Madinah, Sabtu 12/8/2017, karena odem paru/sesak napas
4. Syafridin bin Syahbudin (65th), jamaah Kloter 4 BTH, wafat di Klinik Kesehatan Maktab Misfalah, Jumat (18/8/2018), karena PPOK/ Paru Kronis