Riau (Inmas) - Masa pemulangan jamaah haji Debarkasi Haji Antara Riau tahun 1440 H/2019 M akan dimulai pada 19 Agustus mendatang. Guna mematangkan persiapan dan memberikan pelayanan terbaik, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Haji Antara menggelar rapat pemantapan di Aula Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, Jumat (19/08) pukul 09.30 WIB pagi.
Rapat dipimpin langsung oleh Kabid Penaiszawa Kemenag Riau yang menjabat Koordinator Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Jemaah Haji PPIH HM Saman S Sos MSi.
Rapat itu dihadiri unsur PPIH masing masing bidang mulai dari bidang dokumen, bidang akomodasi, seksi penempatan, seksi konsumsi jemaah, bidang pembinaan jemaah, bidang sekretariat, bidang Humas dan protokol dan lain lain yang berada di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.
Saman dalam arahannya menjelaskan, proses pemulangan jamaah haji tahun ini memang berbeda dengan pemulangan haji tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu pihaknya merasa perlu menggelar rapat guna menyamakan persepsi dan juga melakukan perbaikan serta inovasi dalam proses pemulangan jemaah debarkasi perdana Riau ini.
 “Untuk tahun ini, pemulangan jamaah haji debarkasi Riau berlangsung mulai 19 Agustus hingga 27 Agustus, dan gelombang kedua dari tanggal 4 September hingga 15 September 2019” katanya.
Kloter BTH 02 asal Pekanbaru dijadwalkan tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pukul 02-02.20 WIB dini hari” jelasnya.
Menurut Saman hampir seluruh kedatangan jamaah haji debarkasi di Bandara SSK II Pekanbaru tahun ini terjadwal dini hari pukul 02.20 sampai 04.30 WIB, hanya untuk satu kloter saja yaitu BTH 06 yang tiba pagi pukul 07.45-.07.55 WIB.
Proses penurunan jamaah dan pemindahan jamaah dari pesawat ke dalam bis dan perjalanan ke asrama haji butuh waktu 60 menit.
Sedangkan untuk barang bagasi jamaah, proses penurunan sampai ke asrama haji butuh waktu sekitar 30 menit. “Karenanya, saya minta panitia mempersiapkan diri sebaik mungkin. Minimal empat jam sebelum kedatangan jamaah, panitia sudah harus berada di asrama haji,” tegas Saman.
Dia melanjutkan, proses penerimaan kedatangan jamaah tetap dilaksanakan di Gedung Aula Asrama Haji. Saman meminta seluruh panitia membantu mengarahkan dan menempatkan jamaah di dalam gedung aula kedatangan sesuai dengan rombongan masing-masing.
“Di gedung ini, panitia akan melakukan pengecekan paspor jamaah melakukan pemeriksaan kesehatan dan sarapan. “Panitia menyediakan bubur dan snack ringan berupa sandwich kepada jemaah” kata Saman.
Untuk mempercepat prosesnya acara seremonial di aula penerimaan jemaah dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat singkatnya.
 “Mulai dari pembacaan do’a, laporan ketua kloter ke PPIH, penyerahan jemaah dari ketua kloter ke PPIH Debarkasi dan diakhiri dengan penyerahan jemaah dari PPIH Debarkasi ke PPIH Daerah”, rincinya.
Selepas itu bagi jemaah yang ingin beristirahat sejenak dan ganti baju dan sholat, akan diarahkan menuju kamar, sebelum masuk ke aula pemulangan.
 “Mekanismenya jemaah di panggil menaiki bus bersama petugas daerah, dilanjutkan dengan penyegelan bus dan jemaah siap diberangkatkan ke daerah”, tutup mengakhiri rapat.(vera)