0 menit baca 0 %

PP Darussalam, Saran, Kabun Terima 50 Orang Santri Gratis Tahun 2014.

Ringkasan: Pekanbaru (Humas). Pondok Pesantren (Ponpes-red) Darussalam Kabun pimpinan “Buya H.Alaiddin Aidarus Athori LC.MA” yang terletak di Desa Saran, Kecamatan Kabu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau pada Tahun ajaran 2014 akan menerima 50 orang santri gratis mondok dan belajar menuntut ilmu...

Pekanbaru (Humas). Pondok Pesantren (Ponpes-red) Darussalam Kabun pimpinan “Buya H.Alaiddin Aidarus Athori LC.MA” yang terletak di Desa Saran, Kecamatan Kabu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau pada Tahun ajaran 2014 akan menerima 50 orang santri gratis mondok dan belajar menuntut ilmu di Ponpes Darussalam, adapun santri gratis yang kita terima ini dengan syarat; surat keterangan miskin dari pihak kepala desa dimana mereka tinggal, surat keterangan prestasi dari sekolah asal (SD/MI) dan kelengkapan penunjang lainnya serta dilakukan tes mengaji dan tertulis, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ponpes Darussalam Ásparaini, S.Ag kepada Humas di ruang kerjanya.

Lebih lanjut pimpinan Ponpes diruang kerjanya menyampaikan, program santri gratis ini baru kita mulai pada tahun ini (tahun 2014-red), hal ini merupakan keinginan kita untuk mendidik generasi Islami berprestasi tanpa dibebeani biaya pendidikan bagi yang kurang mampu, Insya Allah jika tahun depan pendapatan amal usaha pondok meningkat, maka kita akan menambah lagi jumlah santri miskin gratis di Ponpes Darussalam ini, dari 200 orang santri yang kita terima tahun ini maka 50 orang akan kita gratiskan biayanya khusus bagi santri yang kurang mampu, papar Buya Alaiddin. Sewaktu ditanya masalah sumber dana pembiayaan gratis 50 orang santri tersebut, Buya Alaiddin (sapaan akrab pimpinan pondok) menyampaikan bahwa saat ini Ponpes Darussalam telah memiliki beberapa Hektar sawit yang dikelola secara kemitraan dengan PTPN V Riau yang insya Allah tahun ini sudah mendapatkan hasil untuk membiayai santri tersebut, disamping itu kita juga memiliki 8 buah tambak ikan ukuran 20x8 m yang saat ini juga sedang masa pembesaran ikan Patin, serta peternakan sapi potong yang saat ini berjumlah 40 ekor bekerja sama dengan LM3 Kementerian Pertanian RI, mudah mudahan amal usaha yang sudah kita miliki bisa berkembang dengan baik sehingga pada tahun depan kita bisa lebih banyak menggratiskan calon-calon ulama untuk menimba ilmu di Ponpes Darussalam ini, sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh pendiri pondok ini dulunya (Buya H.Aidarus Ghani Alm) untuk mencetak generasi muda yang Tafakkuh Fiddin bisa kita wujudkan, tutur Buya Alaiddin.

Hanya satu harapan kita kepada pimpinan di negeri ini, pemerintah hendaknya bisa mengakomodir dan mempasilitasi lulusan Pondok Pesantren untuk berkarya membangun bangsa ini dengan memberikan ruang gerak yang sama sejajar dengan lulusan madrasah dan sekolah lainnya, selama ini terkesan santri pondok pesantren tidak disejajarkan dengan siswa sekolah, padahal lulusan pondok itu teruji dan berkarakter, sebagaimana yang kita lihat para pemimpin di legislatif mulai dari pusat sampai kedaerah rata-rata mereka yang berhasil itu kebanyakan pernah belajar/menimba ilmu di pondok pesantren, mudah-mudahan kedepan lulusan pondok pesantren dapat kesempatan yang sama dalam membangun negeri ini, pungkas Buya Alaiddin.(AZ)