0 menit baca 0 %

Potensi Zakat di Rohul Capai Rp4 M Pertahun

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Jika dimanage secara tepat dengan administrasi modern potensi zakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang mencapai Rp4 M pertahun dapat tercapai. Namun sayang, potensi zakat tersebut hingga saat ini hanya bisa terkumpul Rp350 juta pertahun.
Rokan Hulu (Humas)- Jika dimanage secara tepat dengan administrasi modern potensi zakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang mencapai Rp4 M pertahun dapat tercapai. Namun sayang, potensi zakat tersebut hingga saat ini hanya bisa terkumpul Rp350 juta pertahun. Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Rohul, Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) dan instani lainnya mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan penarikan zakat didaerah tersebut. Diantara langkah-langkah yang diambil, kata Ka Kankemenag Rohul Drs H Ahmad Supari MA, Jumat (21/1) via selulernya, adalah dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Rohul No 700 tahun 2010 tentang pengelolaan zakat dan ditandatanganinya Master of Understanding (MoU) tentang penarikan zakat profesi. "Dengan adanya Perbup tentang pengelolaan zakat dan penarikan zakat profesi merupakan langkah awal untuk meningkatkan potensi penarikan zakat di Rohul. Selama ini mungkin hanya Rp.350 juta pertahun untuk tahun 2011 mudah-mudahan bisa terealisasi menjadi Rp1 Miliar," ungkapnya. Menurut Ahmad Supari, penandatanganan MoU penarikan Zakat Profesi dikalangan pegawai yang dikelola oleh BAZ daerah, diharapkan semua jajaran pegawai Pemkab Rohul maupun yang di lembaga vertikal khususnya Kemenag Rohul dapat mengeluarkan zakat profesinya setiap bulan sebesar 2,5 persen dari nilai penghasilan yang diterima setiap bulannya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing dinas atau instansi. "Mudah-mudahan ini bisa berjalan seperti yang kita harapkan, sehingga pada tahun-tahun berikutnya zakat profesi bisa juga kita terapkan pada masyarakat umum atau pekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Rohul," harap Ahmad Supardi. (msd)