Potensi Zakat di Mandau Rp200 Juta Sebulan
Ringkasan:
Duri (Humas)- Pengurus Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Mandau menyerahkan zakat kepada ratusan mustahik yang berhak menerimanya di Masjid Raya Arafah Duri, Sabtu (4/2) lalu. Jumlah zakat yang diserahkan melalui acara seremonial itu berjumlah Rp84 juta.
Duri (Humas)- Pengurus Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Mandau menyerahkan zakat kepada ratusan mustahik yang berhak menerimanya di Masjid Raya Arafah Duri, Sabtu (4/2) lalu. Jumlah zakat yang diserahkan melalui acara seremonial itu berjumlah Rp84 juta. Terdiri dari dana produktif untuk membantu usaha kaum dhuafa Rp35 juta, dana konsumtif Rp9 juta, bantuan untuk 20 guru TPA, TPQ dan MDA Rp10 juta dan bantuan dana pendidikan untuk 120 anak SD, SMP hingga SMA bernilai total Rp30.035.000.
Dalam sambutannya, Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Mandau, Drs Syahbuddin Zakaria MA, mengatakan zakat terhimpun periode Maret hingga 31 Desember 2011 lalu cukup menggembirakan. Jumlah totalnya mencapai Rp223 juta. Sebanyak Rp128 juta sudah disalurkan kepada para mustahik Idul Fitri tahun lalu. Sisanya diserahkan Sabtu lalu di Masjid Raya Arafah.
Syahbuddin juga menegaskan bahwa BAZ Mandau akan berusaha seamanah mungkin dalam menyalurkan zakat yang dipercayakan para muzakki (wajib zakat) kepada mereka.
“Kita punya moto jujur, amanah dan transparan. Pengurus BAZ Mandau tidak akan mencari hidup dari BAZ. Kerja kami semata-mata lillahi ta’ala. Kalau ada pengurus yang ingin menumpang hidup di BAZ silahkan mundur saja,†tegasnya.
Berkat kerja keras pengurus dalam mensosialisasikan zakat, sambung Syahbuddin, kesadaran masyarakat membayar zakat terus meningkat. Dia berharap, penghimpunan zakat di masa datang akan terus naik. Terpisah usai acara, dia menyebut, potensi zakat di Mandau sebetulnya bisa mencapai Rp200 juta sebulan. Namun yang baru berhasil dihimpun melalui BAZ hingga kini sekitar Rp15 juta saja sebulan.
Dia juga menyebut BAZ Mandau memerlukan kantor tersendiri. Saat ini masih menumpang di komplek Masjid Raya Arafah. Tak hanya itu, dia juga berharap Pemkab Bengkalis bersama DPRD bisa secepatnya pula menerbitkan Perda tentang zakat sehingga penghimpunan zakat dari kalangan PNS dan lain-lain bisa maksimal. “Beberapa daerah di Riau sudah punya Perda Zakat, kita belum,†tambahnya.
Sementara itu kepala KUA Mandau, Carles MA dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pengurus BAZ Mandau yang telah bertungkus-lumus menghimpun zakat dari umat. Walau pun masih mendapat umpatan di sana-sini, menurutnya, pengurus yang bekerja semata-mata lillahi ta’ala tetap berbuat dan sabar. Dia juga menegaskan bahwa pengurus BAZ Mandau tak digaji oleh siapapun. (rp/andika)