Tembilahan (Inmas) Menjadi santri di pondok pesantren sering dibayangkan hanya berkutat dengan ilmu agama dan kegiatan mengaji Al Quran dari pagi hingga malam hari. Namun di Pondok Pesantren Islamiyah Salafiah Sabilal Muttaqin yang berada di Desa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau, para santri tidak hanya diajari mengaji ataupun belajar ilmu agama, sebaliknya mereka dibina dengan kemampuan usaha terutama di sektor pertanian atau agribisnis.
Ponpes yang baru berdiri itu mampu mengolah dan mengembangkan perkebunan cabe. Perkebunan cabe yang dibina oleh Tata Usaha Syaikhul Hadi Pernomo ini ternyata berhasil memproduksi cabe yang luar biasa.
Diatas lahan sekitar setengah hektar, kurang lebih 2000 (Dua Ribu) batang yang sedang menunggu panen beberapa hari lagi, jika normal panennya untuk 2000 batang biasanya akan menghasilkan 200 kg per minggu. Terangnya
"rencana mau nanam lagi sekitar 4000 batang, akan tetapi masih ngumpulin modal, demikian jelas Hadi kepada Tim Inmas Kemenag Inhil melalui Telepon selulernya, rabu (8/11/2017).
Sementara Kakan Kemenag Inhil melalui Kasi Pontren H. Zainal Abidin, S.Ag mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan Ponpes Islamiyah Salafiah Sabilal Muttaqin. Menurutnya pesantren ini menuju kemandirian santri dan kemandirian pondok, santrinya diajak bertanam cabe sehingga lulus dari Ponpes sudah bisa mandiri. SDM harus dua sember, Pertanian untuk kesejahteraan jasmani, pengkajian untuk kesejahteraan rohani. ujarnya (utar)