Bengkalis
(Inmas) – Sebagai lembaga pendidikan yang dulunya di bawah naungan Yayasan
Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Pondok Pesantren (Ponpes) Darul
Falah yang berlokasi Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis, mulai membenahi
diri bersama yayasan baru.
Ponpes
yang saat ini dinaungi Yayasan Darul Falah, diketuai H Arianto, dibantu
Sekretaris Ismail dan Bendahara H Azan Akbar serta sejumlah anggota, akan berupaya
membenahi pondok yang dibangun pada masa mantan Bupati Bengkalis H Syamsurizal
sekitar tahun 2001-2002 lalu.
“Insya
Allah, sebagai pengurus yayasan yang baru, kami bertekad untuk memajukan Ponpes
secara bersama-sama pengurus dan majelis guru,” tutur Arianto, ketika
bersilaturrahmi bersama sejumlah majelis guru, di Ponpes Darul Falah, pada
Kamis (18/07/2019).
Dengan
masalah dan persoalan yang cukup kompleks, menurut mantan Pelaksana Tugas
Sekretaris Daerah Bengkalis ini, pembenahan Ponpes Darul Falah tidaklah seperti
semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan kerja sama dari semua
pihak, baik Pemerintah Desa, masyarakat sekitar dan seluruh komponen.
“Ini
merupakan harapan kami dan kami yakin hal ini juga menjadi harapan kita
bersama. Karena kita pasti menginginkan pondok yang dibangun dengan anggaran
yang tidak sedikit ini, mampu menjadi wadah yang mempuni mencetak generasi-generasi
yang berpengetahuan agama dan memiliki jiwa nasionalis tinggi, untuk menerus
negeri ini ke depan,” ungkapnya yang kala itu juga di hadiri Kepala Desa
Pematang Duku, Badrun.
Kepada
seluruh majelis guru, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terpilih
dapil Bengkalis-Bantan ini meminta untuk tetap semangat dalam menjalani proses
belajar mengajar di Ponpes Darul Falah. Tidak patah semangat meski kondisi yang
dihadapi cukup berat.
“Kita
harus yakin, dengan bersama-sama, mudah-mudahan ke depan pondok ini akan kuat
dan jaya sebagaimana lembaga pendidikan lainnya. Kalau bukan kita siapa lagi
untuk memperbaiki ini semua,” ucap mantan Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis
ini.
Sementara
itu, sebagai Kepala Desa, Badrun sangat bergembira dengan adanya kepengurusan
yayasan baru Ponpes yang berada di wilayahnya ini. Terlebih wacana-wacana
yayasan untuk memanfaatkan lahan yang ada sebagai sumber penghasilan Ponpes.
“Insya
Allah kita siap membantu untuk bersama-sama memajukan Ponpes ini. Mudah-mudahan
harapan yayasan yang baru ini dan harapan kita semua, dapat terwujud ke depan,”
sebutnya.
Untuk diketahui, Yayasan
Darul Falah sebagai pengganti Yayasan dari IPHI Bengkalis ini telah sah secara
de facto maupun de juro. Akte notaris yang dikeluarkan Fenty Febria Moris, pada
April 2019 lalu. (rls-dki)