0 menit baca 0 %

Pondok Pesantren Ibnu Jarir Raih Juara Umum ISAC 2025, Bawa Pulang Piala Bergilir

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--- Rangkaian kegiatan Imam Syafi i Academic Competition (ISAC) 2025 resmi berakhir dengan prestasi gemilang diraih oleh Pondok Pesantren Ibnu Jarir. Pesantren ini berhasil menyabet Predikat Juara Umum Ikhwan (Putra) dan berhak membawa pulang Piala Bergilir ISAC 2025 setelah menore...

Kampar ( Kemenag )--- Rangkaian kegiatan Imam Syafi’i Academic Competition (ISAC) 2025 resmi berakhir dengan prestasi gemilang diraih oleh Pondok Pesantren Ibnu Jarir. Pesantren ini berhasil menyabet Predikat Juara Umum Ikhwan (Putra) dan berhak membawa pulang Piala Bergilir ISAC 2025 setelah menorehkan sejumlah kemenangan membanggakan di berbagai cabang lomba.

Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti oleh ribuan peserta dari 84 pondok pesantren se-Provinsi Riau serta beberapa utusan dari Sumatera Barat tersebut, santri Ibnu Jarir menunjukkan kemampuan terbaiknya. Berdasarkan hasil penilaian panitia, akumulasi nilai tertinggi diperoleh dari beberapa cabang, yaitu:

Juara 2 Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) dengan nilai 95 atas nama Khalilurrahman,

Juara 2 Kaligrafi dengan nilai 91,6 atas nama M. Dzakwan Alfarizi,

Juara 3 Kaligrafi dengan nilai 91,5 atas nama Ibrahim Alfarizi,

Juara 3 Mutun Jurumiyah dengan nilai 98.

Penentuan juara umum dilakukan berdasarkan akumulasi nilai keseluruhan peserta dari setiap cabang yang diikuti. Hasilnya, Ponpes Ibnu Jarir keluar sebagai yang terbaik dan berhasil mengungguli puluhan pesantren lainnya.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Kami turut bangga atas capaian luar biasa ini,” ujar pihak panitia saat menyerahkan Piala Bergilir Juara Umum kepada Mudir Pondok Pesantren Ibnu Jarir, Ustadz Irfan Muhammad Ali, Lc.

Perjalanan menuju juara tidaklah mudah. Para santri Ibnu Jarir harus melalui proses panjang, mulai dari seleksi internal, pembinaan intensif, hingga persaingan ketat di arena perlombaan. Ketekunan, disiplin, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan mereka.

 “Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh delegasi Ibnu Jarir atas perjuangan, dedikasi, dan kerja kerasnya. Alhamdulillah, berkat kegigihan dan doa bersama, Ibnu Jarir kembali menorehkan prestasi terbaik,” ungkap panitia ISAC 2025.

Momen penyerahan piala bergilir dilakukan bersamaan dengan Wisuda Pascasarjana Imam Syafi’i ke-3, yang diselenggarakan di Hotel Grand Zuri Pekanbaru. Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara tersebut.

 “Kami turut bangga atas prestasi santri Ibnu Jarir. Ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, semangat juang, dan bimbingan para ustadz yang luar biasa,” tutur Ustadz Zul Hikman, M.Pd., selaku Plt Kepala Salafiyah Ulya.

Sementara itu, untuk kategori Juara Terbaik Akhwat (Putri), gelar tersebut diraih oleh Pondok Pesantren Ummu Sulaim, yang juga tampil luar biasa pada ajang ISAC tahun ini.

Keberhasilan Pondok Pesantren Ibnu Jarir dalam ISAC 2025 ini menjadi bukti bahwa santri mampu bersaing secara akademik, spiritual, dan kreativitas, sekaligus memperkuat posisi pesantren sebagai lembaga pendidikan unggul yang terus melahirkan generasi Qurani, berilmu, dan berprestasi.