0 menit baca 0 %

Pondok Pesantren Ibnu Jarir Gelar Pengarahan Penguji dan Ujian Al-Qur’an, Samakan Persepsi Demi Penilaian yang Adil

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Pondok Pesantren Ibnu Jarir kembali menggelar agenda penting menjelang akhir Semester Gasal. Dalam rangka mengukur capaian program pembelajaran Al-Qur an, pesantren melaksanakan Ujian Al-Qur an yang dimulai hari ini dan berlangsung selama satu pekan ke depan.

Kampar ( Kemenag )---Pondok Pesantren Ibnu Jarir kembali menggelar agenda penting menjelang akhir Semester Gasal. Dalam rangka mengukur capaian program pembelajaran Al-Qur’an, pesantren melaksanakan Ujian Al-Qur’an yang dimulai hari ini dan berlangsung selama satu pekan ke depan. Sebelum ujian dimulai, pimpinan pondok memberikan pengarahan khusus kepada seluruh penguji guna menyamakan persepsi terkait teknis pelaksanaan dan standar penilaian.

Pada sesi pengarahan tersebut, Pimpinan Pondok menegaskan pentingnya keseimbangan dalam memberikan penilaian yang objektif dan manusiawi.

“Kita tidak memudahkan, namun jangan pula menyulitkan santri,” tegas beliau.

“Setiap manusia memiliki kekurangan. Santri masih dalam proses belajar, maka wajar apabila kita menemukan beberapa ketidaksempurnaan selama ujian. Ada faktor teknis, psikologis, atau hal lain yang mungkin memengaruhi capaian mereka.”

Pelaksanaan ujian kali ini tidak dilakukan per kelas. Santri diuji dengan sistem penyebaran, sehingga setiap penguji menerima 10–13 orang dari berbagai jenjang. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektivitas dan pemerataan penilaian.

Hafalan yang diuji pun beragam, disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing santri. Ada yang pada tahap tahfidz awal, ada pula yang sudah memasuki hafalan tingkat lanjut. Variasi ini memastikan bahwa setiap santri diuji sesuai perkembangan belajarnya.

Manajemen pondok berharap ujian ini tidak hanya menjadi alat ukur hafalan semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar santri semakin cinta dan dekat dengan Al-Qur’an. Ujian menjadi bagian dari proses panjang untuk melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pimpinan pondok Ibnu Jarir  Irfan Muhammad Ali, LC dalam sambutannya menyampaikan semoga ujian ini berjalan lancar, memberikan manfaat bagi diri santri, orang tua, dan masyarakat. Yang terpenting, ilmu yang mereka dapatkan dapat diterapkan dalam akhlak dan perbuatan,” harap pimpinan.

Dengan pengarahan yang tegas namun penuh kebijaksanaan, serta sistem ujian yang terstruktur, Pondok Pesantren Ibnu Jarir berharap pelaksanaan Ujian Al-Qur’an tahun ini memberikan hasil terbaik bagi seluruh santri. Semoga Allah memberikan kelancaran dan keberkahan dalam setiap prosesnya.

Fatmi/ Humas  PP Ibnu Jarir