0 menit baca 0 %

Pokjawas Jambi Kunjungi Kemenag Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Kementerian Agama Kota Pekanbaru Rabu (16/11) dikunjungi oleh Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) dari Propinsi Jambi. Rombongan yang dipimpin oleh ketua Pokjawas Jambi Bapak H. M..Karim, M.Pd.I yang beranggotakann 10 orang tiba di kantor Kemenag Kota Pekanbaru pukul 08.00 Wib.

Pekanbaru (Inmas)- Kementerian Agama Kota Pekanbaru Rabu (16/11) dikunjungi oleh Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) dari Propinsi Jambi. Rombongan yang dipimpin oleh ketua Pokjawas Jambi Bapak H. M..Karim, M.Pd.I  yang beranggotakann 10 orang tiba di kantor Kemenag Kota Pekanbaru pukul 08.00 Wib. Kehadiran rombongan ini di sambut baik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Edwar S.Umar, M.Ag

Pada acara pembukaan kunjungan silaturrahim antara Pokjawas Jambi dengan Pokjawas dilingkungan Kemenag kota Pekanbaru, Edwar berharap agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, mengingat perhatian pemerintah terhadap Pengawas sangat istimewa bila dibandingkan dengan dirinya selaku pejabat struktural. Pengawas terima dari  pemerintah berupa  gaji, tunjangan profesi, dan lain- lain yang bila dijumlahkan tentu lebih dari cukup.

"Untuk itu halalkan apa yang kita terima dari pemerintah, memberikan pelayanan yang  baik kepada guru, kunjungi sekolah/madrasah, dan ingat nikmat Allah yang diberikan melalui Pemerintah ini agar kita menjadi hambaNya yang bersyukur," ungkapnya.

Ketua Pokjawas Kemenag Kota Pekanbaru bapak Drs. H. Mukhlis Ismail ,MM. menyampaikan dalam sambutannya, Kunjungan Pokjawas dari Jambi ini dalam rangka silaturrahmi kepada Pengawas Pendidikan Agama Islam dan Pengawas Pendidokan Madrasah yang ada di lingkungan kemenag Kota Pekanbaru. Yang berjumlah 24 orang Pengawas.  

Sementara itu Ketua Pokjawas dari Jambi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan Rombongan  ke Kementerian Agama Kota Pekanbaru  adalah untuk mempelajari atau menimba pengalaman dari Pengawas yang ada di Kemanag Kota Pekanbaru. Sehingga kemajuan-kemajuan yang ada di Perkanbaru dapat pula dikembangkan di propinsi Jambi. Ungkap Karim. (Idris/e-m)