0 menit baca 0 %

Plt Sekda Bengkalis membuka Rakerda MUI Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Inmas), Sabtu 2 Desember 2016, bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut bengkalis dilaksanakan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis. Rpat Kerja yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 8 utusan Majelis Ulama Indonesia Kecamatan yang ada di...

Bengkalis (Inmas), Sabtu 2 Desember 2016, bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut bengkalis dilaksanakan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis. Rpat Kerja yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 8 utusan Majelis Ulama Indonesia Kecamatan yang ada di kabupaten Bengkalis. Hadir dalam pembukaan Rakerda ini Sekum MUI Prov. Riau, Bupati bengkalis yang diwakili oleh Plt. Sekda Kab. Bengkalis H. Ariyanto, MP. Kepala Kanto Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Kepala Dinas dan Badan, Forkopinda se- Kabupaten Bengkalis, Utusan masing-masing MUI Kecamatan dan seluruh Pengurus MUI Kab. Bengkalis.

Dalam sambutannya Bupati bengkalis yang dibacakan oleh Plt. Sekda Kab. Bengkalis menyampaikan bahwa ulama memiliki peranan cukup besar. ulama harus dapat menempatkan diri sesuai keadaan, secanggih apapun keadaan, peran dan fungsi ulama tidak bisa digantikan dengan apapun dalam membangun akidah dan moralitas masyarakat. oleh sebab itu pemerintah Kabupaten Bengkalis akan mendukung sepenuhnya usaha Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis dalam membangun akidah dan moralitas masyarakat khususnya Kabupaten Bengkalis. Sementara itu Sekum MUI Provinsi Riau Zulhusni Domo menyampaikan bahwa Majelis Ulama Indonesia adalah wadah silaturrahmi ormas Islam dari berbagai mazhab dan manhab.

Majelis Ulama Indonesia adalah tenda besar umat Islam. Majelis Ulama Indonesia juga merupakan wadah pemersatu umat. Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis H Amrizal, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa Majelis Ulama Indonesia Kabupaten bengkalis memiliki beberapa uapaya diantaranya MUI Kabupaten Bengkalis mengambil beberapa tindakan, diantaranya bekerjasama dengan yayasan Madani Nusantara melalui pola donasi dengan mengirim anak watan bengkalis ke pesantren yang ada di jawa untuk dikader menjadi ulama muda. Ini merupakan aksi bela Islam yang berjilid-jilid harus dilakukan. Kemudian MUI Kabupaten Bengkalis akan membangun kekuatan dan jaringan ulama hingga ke kampung-kampung. Rakerda ini diharapkan dapat menampung beberapa harapan, program kedepan dan jalan keluar dalam menyelesaikan malah umat kedepannya. (ana)