0 menit baca 0 %

Plt Kemenag Rohil gelar rapat terbatas terkait kerja ASN dan bantuan penanganan covid-19

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.2 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada Kementerian Agama, Plt. Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir mengadakan rapat terbatas bersama kepala se...

Rokan Hilir (inmas)- menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.2 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada Kementerian Agama, Plt. Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir mengadakan rapat terbatas bersama kepala seksi dan penyelenggara, Selasa (24/3) kemarin.

Rapat dihadiri oleh Semua Kepala Seksi, penyelenggara dan beberapa kepala madrasah di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir dan digelar di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Dalam bahasan rapat, dengan mempertimbangkan data dan kondisi di Indonesia khususnya Riau  terkait penyebaran Covid-19, maka disepakati untuk bekerja di rumah namun diterapkan penjadwalan petugas piket dari masing masing seksi atau penyelenggara minimal satu orang, agar tetap bisa melayani masyarakat yang ingin berurusan di Kantor Kemenag Rohil. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, penjadwalan diserahkan kepada Ibu Nova yang membidangi kepegawaian.

“meniadakan absensi finger print dan mengganti dengan absensi manual yang pelaksanaan tekhnisnya dilaksanakan langsung oleh bagian Kepegawaian,” ungkap Plt.

Selain itu juga, rapat membahas pemasangan Hand Sanitizer di Kantor, melakukan himbauan terhadap ASN Kemenag Rohil untuk mengawali cuci tangan sebelum bekerja dan menjaga kebersihan serta menjalankan kebijakan pemerintah sosial distancing.

Plt Kemenag Rohil, H. Sakolan berharap dengan adanya usaha usaha ini, Masyarakat Rohil khususnya ASN Kanwil Kemenag Rohil dapat terhindar dari Virus Corona. “Yang terpenting adalah bagaimana cara kita memproteksi diri dan keluarga dari virus tersebut. Sebisa mungkin hindari kegiatan diluar yang dianggap tidak perlu dan selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas surat yang ditandatangani Plt. Sekjen Kemenag RI perihal mohon bantuan dana untuk penanganan wabah virus covid-19. Dalam kesempatan itu diputuskan seluruh ASN Kemenag Rohil agar menyisihkan sebagian rizkinya berpartisipasi dalam penangan covid-19. Karena berdasarkan isi surat tersebut yang merupakan hasil rapat bersama Mentri agama dan wakil menteri agama bahwa ada dua rumah sakit yang ditetapkan untuk penanganan virus covid-19, yaitu Rumah Sakit Haji dan Rumah Sakit UIN Saidah Jakarta. (Nsh)