Rokan Hilir (inmas)- Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Drs. H. Sakolan M.Ag, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Wiliayah Kementerian Agama Propinsi Riau kepada Penyuluh Agama Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu (5/1/2020)
Acara penyerahan dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir Kepada 98 orang ini diawali dengan pembacaan doa oleh Ust. Samsuar, S.Pd.I, Penyuluah Agama Islam asal kec. Kubu Babussalam.
Acara ini dihadiri langsung oleh Plt Kakan Kemenag Rohil, H. Sakolan. M.Ag, Kasi Bimas Islam, H. Khairul, S.Ag dan Penyelenggara Syariah, H. Tarmizi, SHI dengan pembawa acara saudara Ust. Junaidi Dasrul.
Diawali dengan sambutan Kasi Bimas Islam. Ia mengatakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir dalam rangka pembinaan dan pembekalan serta penyerahan surat keputusan (SK) penyuluh agama islam non pns pada hari ini. Undangan kami sebarkan melalui media sosial WA grup penyuluh dan alhamdulillah kelihatannya antusias, hanya beberapa orang yang tidak hadir atau pepermisi. Ada yang keluarganya meninggal di Bantaiyan yaitu bapak baharudin, ustadz johansah dari melintang yang tengah melaksanakan umroh ke tanah suci dan Bapak Masud dari tanah putih tanjung melawan dalam kondisi sakit, kita doakan semoga lekas sembuh.
H. Khairul melanjutkan, pada hari ini insya allah kita akan serahkan surat keputusan penyuluh, pertanda bapak ibu sudah sah, ibarat orang menikah sudah punya buku nikah, kalau mengemudi sudah punya SIM, kalau tanah sudah punya SKT/SKGR/Sertifikat.
Sebagai tenaga honorer/ penyuluh agama kita punya surat keputusan, tidak main main SKnya ditandatangani langsung oleh bapak Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA.
Jumlah penyuluh agama honorer se Riau 1287 orang dan kita termasuk didalamnya sejumlah 98 orang hasil seleksi di bulan Desember kemarin. Dan inilah wajah-wajahnya. Sesuai arahan Bapak Plt
pak untuk rayon satu ini atas arahan dari bapak plt, penyerahan SK dibuat dua rayon, karena kalau dilaksanakan satu tempat kelas tidak akan cukup dan mengingat jarak tempuh para penyuluh. “rayon satu dilaksanakan di kantor Kemwnag, Bangko dan rayon dua dilaksanakan besok hari Kamis di Bagansinembah”, jelasnya.
Kasi Bimas mengakhiri sambutannya berharap dengan diserahkannya SK penyuluh hari ini semogo para penyuluh dapat melaksanakan tugas negara ini dengan sebaik-baiknya dan aktif dalam membuat laporan bulanan.
Sementara Plt, H. Sakolan, dalam sambutannya memberikan pembekalan kepada para penyuluh. Dia mengawali dengan memuji para penyuluh bahwa dari wajah-wajahnya memang sangat optimis. Selanjutnya H. Sakolan menceritakan bagaimana dakwah Rasulullah baik saat di Makkah maupun Madinah.
Pada kesempatan itu juga ia menegaskan kepada para penyuluh agama Islam, jika ingin menjadi penyuluh agama yang sukses harus bisa melaksanakan 5M, yaitu :
1. Memberi kabar gembira dan peringatan. Hal ini adalah tugas pokok para rasul diutus kepermukaan bumi.
2. Membimbing masyarakat, jamaah dengan kesabaran agar pesan, ilmu yang disampaikan dapat diterima. Jangan mudah marah, malah justru akan dijauhi oleh masyarakat.
3. Memberikan keteladanan. Karena keteladanan adalah kunci keberhasilan dalam dakwah. Seperti pada diri Rasulullah yang senantiasa memberikan uswah atau teladan dalam menjalankan risalahnya.
4. Mendamaikan suasana. Penyuluh di manapun berada harus menjadi stabilizer, penyetabil keadaan. Jika ada masalah di tengah masyarakat. Jangan justru menjadikan suasana makin keruh. Masalah khilafiyah jangan diperuncing. Harus mampu memotivas jamaahnya agar semangat beribadah.
5. Menambah khazanah keilmuan. Penyuluh harus terus update dalam pengetahuan, apalagi di era arus informasi yang begitu cepat dengan kemajuan teknologi. Manfaatkan era digital ini untuk terus mengupdate ilmu pengetahuan terutama ilmu ilmu agama, agar mampu menjawab permasalahan permasalahan di tengah tengah masyarak.
Mengakhiri arahannya Plt Kemenag Rohil mengharapkan agar para penyuluh mampu menempatkan diri sebagai orang yang membantu pemerintah dalam pembangunan dengan bahasa agama. (Nsh)