0 menit baca 0 %

Plt. Kasi PD Pontren Tekankan Kesiapan Panitia dalam Gelaran Lomba Hari Santri 2025

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan kegiatan Hari Santri 2025, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Rajuki Ridwan, memberikan arahan kepada panitia perlom...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan kegiatan Hari Santri 2025, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Rajuki Ridwan, memberikan arahan kepada panitia perlombaan di MAN 1 Indragiri Hulu pada Minggu (26/10/2025). Arahan tersebut difokuskan pada aspek teknis pelaksanaan dan evaluasi kesiapan panitia sebelum perlombaan dimulai.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan bahwa dua cabang lomba yang akan digelar, yaitu Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) dan Fahmil Qur’an, dapat berjalan dengan tertib, objektif, dan memberikan hasil terbaik bagi peserta maupun lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam arahannya, Rajuki menegaskan pentingnya profesionalisme dan koordinasi antarpanitia agar pelaksanaan lomba benar-benar mencerminkan semangat Hari Santri. “Perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi momentum untuk menumbuhkan semangat keilmuan dan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an serta literasi kitab kuning,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki dampak positif yang luas, tidak hanya dalam membina mental dan intelektual para santri, tetapi juga dalam memperkuat citra pesantren sebagai pusat pengembangan ilmu agama dan karakter bangsa.

“Dari ajang ini kita ingin lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam memahami kitab, tetapi juga mampu menafsirkan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan membumikan ajaran Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Rajuki.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu berharap agar seluruh panitia dan peserta dapat menjadikan peringatan Hari Santri sebagai ajang pembelajaran, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan kualitas pendidikan pesantren di daerah.

(Reski)