Riau (Inmas) Demi terwujudnya Visi dan Misi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik dalam membentuk karakter Umat yang seratus persen Katolik, untuk Itu Bimbingan Masyarakat Katolik selenggarakan Penyusunan Soal Ujian Berstandar Nasional Pendidikan Agama Katolik Tahun 2019 bertempat di Hotel Dian Graha, Kamis 14 Februari 2019.
Acara yang dimulai sejak Pukul 17.00 Wib dibuka Oleh Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa Gea, M.Pd, didampingi Pengawas Tingkat Menengah, Samseng Barus, Tokoh Agama, Sudarsana serta Purnabakti Pegawai Bimas Katolik, Japasmen Tinambunan, S.Ag dihadiri oleh 40 Orang yang terdiri dari Guru Agama PNS/ Swasta, Pengawas serta Para Suster yang ada di Provinsi Riau.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Pelaksana Tugas Kepalaย Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H.Mahyudin, MA yang berharap Guru Agama Katolik mampu menunjukkan Profesionalismenya dalam penyusunan Soal USBN sehingga Badan Standar Nasional Pendidikan tidak meragukan lagi Kinerja Guru Kementerian Agama.
Sementara itu Pembimas Katolik, Alimasa Gea menyampaikan penyusunan soal merupakan tanggung jawab pemerintah untuk itu Bimbingan Masyarakat Katolik harus ambil bagian dalam melaksanakan tugas pelayanannya dengan menyusun Soal USBN dengan baik.
Lebih lanjut beliau menambahkan beberapa hal yang perlu dihindari dalam penyusunan Soal USBN, diantaranya Kesalahan Konsep Keilmuan, Isu negative terkait Golongan/Sara, Isu sensitive dan politis, Muatan radikalisme, Pornografi dan Asusila, Flagiatisme serta Muatan Komersial.
Sementara Ketua Panitia, Lotmauli Togatorop berharap Penyusunan Soal yang dilaksanakan selama tiga hari dapat berjalan dengan lancar sebab semua pihak baik dari Instansi Pendidikan dan Juga gereja turut serta dalam Pembuatan Soal USBN Pendidkan Agama Katolik Tahun 2019 (belen/adi)