0 menit baca 0 %

Plt. Kakankemenag Kab. Inhu Buka Kegiatan Pembinaan Laporan Keuangan SAI dan BMN

Ringkasan: Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-pa...

Rengat (Humas) - Bertempat di Wisma Five Boys Cendana, Jalan Raya Pematang Reba (07/10), Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Plt. Kakankemenag Kab. Inhu), Drs. A. Karim membuka secara resmi Kegiatan Pembinaan Laporan Keuangan SAI dan BMN. Kegiatan yang ditaja oleh Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu tersebut di ikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari Bendahara pada KUA dan Madrasah di lingkungan Kankemenag Kab. Inhu.

 

Drs. H. Ahmad Karyani selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Kegiatan Pembinaan Laporan Keuangan SAI dan BMN bertujuan agar petugas yang ditunjuk sebagai bendahara pembantu, operator SAI dan BMN dapat mengetahui siklus pengelolaan APBN, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pertanggungjawaban dan sampai pada Pelaporan, sehingga diharapkan dapat membuat laporan keuangan yang berkualitas, transparan dan akuntabel. Kegiatan yang bersumber dari DIPA Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu TA. 2013 ini juga akan di isi oleh narasumber dari Subbag Perencanaan dan Keuangan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, tambah beliau.

 

Plt. Kakankemenag Kab. Inhu, Drs. A. Karim dalam arahannya mengatakan bahwa Kementerian Agama khusus Kemenag Kab Inhu dituntut untuk dapat menyusun laporan keuangan yang akuntabel, agar penilaian laporan keuangan kita (Kementerian Agama) menjadi lebih baik dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Beliau berharap kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik agar nantinya dapat kita wujudkan pengelolaan laporan keuangan SAI dan BMN yang transparan dan akuntabel. Agar Kementerian Agama menjadi lebih baik dimasa mendatang, tutup beliau. (Ar)