Pekanbaru (Inmas) – Bertempat di ruang pertemuan Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Riau di Pekanbaru, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Dr H Carles SAg MA, pada Kamis
(23/01/2020) petang, menerima Surat Keputusan (SK) untuk Penyuluh Agama Islam
PNS dan Non PNS tahun 2020.
Penyerahan SK Penyuluh Agama tersebut
diserahkan langsung oleh Ka Kanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA didampingi Kepala
Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf HM Saman S Sos M SI serta Kasi
Penerangan dan Penyuluh Agama Islam H Asril MM, dengan jumlah penyuluh untuk
Kemenag Bengkalis sebanyak 14 orang Penyuluh PNS dan 68 orang Penyuluh Non PNS.
Penyuluh Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam melaksanakan
tugas bimbingan dan penyuluhan di bidang agama.
Usai menyerahkan seluruh SK Penyuluh ke
Kemenag Kabupaten/Kota, Ka. Kanwil H Mahyuddin menyampaikan pesan dan berharap
agar para penyeuluh ini harus selalu berada di garda terdepan dalam
menyampaikan bimbingan dan pembangunan keagamaan. Selanjutnya meminta
Kankemenag Kabupaten/Kota untuk terus melakukan monitoring dan mengevaluasi
kinerja penyuluh, sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal.
Sementara itu, Kabid Penaiszama HM Saman
menambahkan, untuk tahun 2020 Kemenag Riau telah menetapkan 1.324 Penyuluh PNS
dan Non PNS se Provinsi Riau, yang terdiri dari Penyuluh Agama PNS sebanyak 102
orang dan Non PNS 1.222 orang. Beliau berharap agar proses kinerja para
penyuluh dipantau Kakan Kemenag Kabupaten/Kota dan Kasi Bimas Islam.
“Mudah- mudahan para penyuluh kita dapat
memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui dakwah yang mereka sampaikan di
lapangan,” tambah HM Saman.
Selanjutnya
kepada Inmas Kemenag Bengkalis, Plt Kakan Kemenag H Carles menyampaikan bahwa
penyerahan SK PAH tersebut sebagai legalitas penyuluh agama honorer untuk menyampaikan
pesan-pesan melalui bahasa agama.
“Rencanannya
untuk penyerahan SK Penyuluh Agama ini akan ada pembinaan dan sekaligus
penyerahan SK oleh Ka Kanwil Kemenag Riau H Mahyuddin di Kantor Kemenag
Kabupaten Bengkalis” ungkap H Carles.
Kemudian Plt. Kakan Kemenag
Bengkalis juga berharap agar para penyuluh agama nantinya bisa bekerja dengan
niat ikhlas, sampaikan pesan agama dengan ilmu dan tanamkan nilai profetik
kenabian sehingga umat merasa terayomi. Moderasi beragama adalah salah satu
upaya agar umat berlapang dada dan toleran kepada sesama umat. (tfk)