Pekanbaru (Inmas). Untuk menunjukkan kesiapan Pendidikan Non Formal Lembaga Pendidikan Keagamaan di Provinsi Riau untuk diakreditasi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan agama, Plt.Kabid PAKIS Drs.H. Elwizar mengajak Sekretaris BAN-PNF Kemendikbud RI Ir. Perdana Afif Luthfi di dampingi Ketua BAP PAUD-PNF Provinsi Riau Diah Masriah S.Psi dan sekretaris Drs. Makrum serta Anggota AgusSalim Tanjung MA meninjau salah satu PDTA di Kota Pekanbaru yaitu PDTA unggul Nurul Yakin, Jl. Hang tuah, Sail, Pekanbaru pada Rabu Siang (26/10) seusai pertemuan dengan Ka.Kanwil Kemenag Riau.
Pada kesempatan tersebut, Elwizar menunjukkan salah satu PDTA yang pengelolaannya sudah terstruktrur dengan baik kepada Sekretaris BAN-PNF yang mudah dijangkau karena dekat dengan kantor, sebetulnya seluruh PDTA (MDA-red) di seluruh Provinsi Riau sudah menjalankan proses belajar mengajar seperti madrasah formal, masalah administrasi sudah tergolong mantap dan teratur dan rata-rata di Riau PDTA sudah memiliki gedung sendiri, keberadaan PDTA di Riau biasanya seiring dengan pendirian Masjid di setiap daerah, papar Elwizar.
Perlu juga kami sampaikan bahwa keberadaan PDTA di Riau sudah didukung oleh Pemerintah Daerah, seperti bantuan pengelolaan bagi guru, bantuan operasional dan lain sebagainya, bahkan ada kabupaten di Riau melalui Perdanya mengharuskan kepada seluruh anak yang beragama Islam yang akan melanjutkan kependidikan selanjutnya seperti dari SD ke SMP dan dari SMP ke SMA harus melampirkan Ijazah PDTA (tamatan SD) dan PDTW (tamatan SMP) baru boleh diterima oleh sekolah bersangkutan, artinya keseriusan pengelolaan Pendidikan Non Formal (PNF) seperti PDTA di Riau sudah merupakan lembaga pendidikan yang terstruktur dan patut mendapatkan perhatian dari pemerintah dalam peningkatan mutu dan kualitasnya, terutama masalah akreditasi karena pengetahuan umum di masyarakat menunjukkan bahwa akreditasi sebuah sekolah/madrasah merupakan penentu mutu untuk memasukkan anak mereka ke sekolah/madrasah tersebut.
Oleh sebab itu kami sangat mengharapkan kepada bapak sekretaris agar dapat kiranya menjadikan PNF Riau seperti PDTA menjadi program prioritas nasional untuk akreditasi, masalah infrastruktur seluruh PDTA yang ada sudah memadai dan memiliki sarana prasarana sendiri dalam proses pembelajarannya, oleh sebab itu kami ajak pak sekretaris meninjau PDTA ini untuk melihat dan mengenal PDTA Riau dari dekat, sehingga kelayakannya sebagai PNF untuk di akreditasi sudah memenuhi syarat, semoga pendidikan agama yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat bisa sebagai pencerah ummat dalam membentuk karakter disaat kita sudah mengalami krisis moral seperti saat sekarang ini, harap Plt.Kabid PAKIS.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris BAN-PNF menyampaikan bahwa dia tidak mengira struktur PDTA sudah rapi sedemikian rupa, apalagi sudah memiliki gedung sendiri dan menerbitkan Ijazah seperti yang kami lihat tadi, perlu kami sampaikan bahwa yang berhak mengeluarkan ijazah itu hanyalah bagi pendidikan formal, namun bagi pendidikan non formal hanya berhak mengeluarkan sertifikat atau piagam, namun keberadaan PDTA ini sebagai PNF akan menjadi masukan bagi kami, sebagaimana harapan Kabid PAKIS tadi agar PDTA Riau bia menjadi percontohan PNF akreditasi percontohan nasional akan kami bicarakan di pusat, namun kami juga meminta agar hal ini juga disampaikan ke Kemenag RI agar program dan rencana kita ini bisa berjalan mulus, perlu kita ingat bahwa akreditasi ini merupakan program utama Presiden RI dalam meningkatkan taraf pendidikan masyarakat, semoga program ini bisa kita wujudkan bersama, pungkas Afif sapaan akrab Sekretaris BAN-PNF RI.(AZ)