0 menit baca 0 %

Plt Bupati Siak Buka MTQ Ke VIII Tingkat Kecamatan Bungaraya di Kampung Langsat Permai

Ringkasan: Siak (Inmas) Dengan mengusung tema Dengan MTQ Ke VIII Kecamatan Bungaraya Tahun 2018, Mari Kita Wujudkan Masyarakat Yang Gemar Membaca, Memahami dan Mengamalkan Isi Kandungan Al-Qur an Menuju Masyarakat Madani Yang Berakhlaq Qur ani , Plt Bupati Siak Drs.

Siak (Inmas) – Dengan mengusung tema “Dengan MTQ Ke VIII Kecamatan Bungaraya Tahun 2018, Mari Kita Wujudkan Masyarakat Yang Gemar Membaca, Memahami dan Mengamalkan Isi Kandungan Al-Qur’an Menuju Masyarakat Madani Yang Berakhlaq Qur’ani”, Plt Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke VIII Tingkat Kecamatan Bungaraya tadi malam, Selasa, (10/04/18) di Kampung Langsat Permai.

Camat Bungaraya, Hendy Derhavin, SE., MM mengatakan, MTQ ini tetap bisa dilaksanakan dan dibuka langsung oleh Plt Bupati Siak, ini semua tidak terlepas dari kerja keras panitia pelaksana MTQ yang telah bertungkus lumus mempersiapkan even tahunan tersebut. “Semoga dengan terselenggaranya perhelatan MTQ tingkat Kecamatan Bungaraya ini bisa menjadikan masyarakat untuk lebih meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah”, harapnya.

Ia juga menambahkan bahwa MTQ yang kita laksanakan ini bukan hanya sekedar perlombaan, namun juga bertujuan untuk memberikan semangat motifasi kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan ibadah kepada Allah serta menjadi filter dan benteng dari hal-hal yang tidak kita harapkan, terutama untuk generasi muda.

Hal senada juga disampaikan Plt Bupati Siak, “niat kita untuk selalu berdakwah serta bersama-sama mensyiarkan Agama Islam ditengah-tengah masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan pembinaan terhadap masyarakat serta generasi muda untuk mencintai Al Qur’an dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”, ujar Alfedri.

Plt Bupati Siak juga menyampaikan harapan agar anak-anak nantinya bisa di didik dengan cara memberikan pembekalan ilmu agama dan diharapkan agar anak-anak mau masuk ke pesantren, sehingga nantinya mereka bisa menjadi anak yang sholeh dan sholeha. “Melalui upaya tersebutlah yang bisa menyelamatkan mereka dari hal-hal yang tidak kita harapkan, seperti penyalah gunaan obat terlarang (narkoba) serta pergaulan bebas”, terangnya.

Disela sela sambutan, beliau juga menghimbau kepada masyarakat bahwa telah dilakukan penjajakan pengiriman anak-anak Siak untuk bisa belajar di Universitas King Abdul Aziz, Saudi Arabia dan permohonan bantuan pendidikan Tahfiz Al Quran di Riau. Untuk pendidikan ke Universitas King Abdul Aziz, telah diminta segera mengirimkan nama-nama para Hafiz Qur’an 30 juz dan pendidikan terakhirnya untuk diajukan menerima beasiswa.

Untuk pendidikan Tahfiz Al Qur’an, akan dibuatkan laporan program pendidikan dan permohonan dari Yayasan Pondok Pesantren di Kabupaten Siak. Nantinya akan difasilitasi dengan cabang pendidikan Ilmu Al Qur’an di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta. (Hd)