Rolan Hilir (inmas) - Hari ini, Sabtu (21/4) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir, menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2017/2018. Perpisahan tahun ini dilaksanakan secara sederhana bertempat di Aula MAN 1 Rokan Hilir dengan mengusung thema “Menciptakan generasi Rabbani, Inspiratif, soleh pribadi dan sosial”. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB diawali dengan Khataman Qur’an, dipimpin langsung Bapak H. Soetrisno, selaku guru pembimbing.
Walaupun sederhana, acara perpisahan kali ini terbilang istimewa, pasalnya dihadiri Plt. Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamiludin, Kasubbag TU Kemenag Rohil H. Sakolan, para orang tua wali siswa serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Rokan Hilir Dra. Hj. Rahmawati, M.Pd, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Plt. Bupati Rokan Hilir, beserta orang tua wali yang berkenan hadir. Tahun ini MAN 1 Rokan Hilir menamatkan 135 siswa dengan 2 jurusan, yaitu IPA dan ilmu Soisal (IPS). Beliau berharap semoga siswa siswi kelas XII setelah minggu kemarin berjihad dan berijtihad menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) lulus seratus persen. Sentak para wali dan siswa siswi mengamini. Beliau juga menyampaikan harapan kepada para wali murid untuk terus memacu dan mendorong anak anaknya melanjutkan studinya kejenjang yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, tahun ini MAN 1 Rokan Hilir 6 orang siswa mendapatkan kesempatan lulus tanpa tes di berbagai perguruan tinggi tanah air,” ungkapnya.
Artinya, Hj. Rahmawati menegaskan, ada peningkatan dari tahun tahun. “Smoga kedepannya lebih banyak lagi,” harapnya
Pada sambutan berikutnya, ucapan terima kasih juga disampaikan bapak Julijar, sebagai perwakilan salah satu orang tua wali siswa, kepada guru guru yang telah bersusah payah dan bersabar dalam mendidik dan mengajar anak anak kami. “semoga semua itu menjadi amal sholeh bagi para guru sekalian, selama 3 tahun mendidik anak-anak kami, bukanlah waktu yang singkat,” ungkapnya.
Dan bagi anak anak yang menyelesaikan studinya mewakili orang tua siswa memohon, semoga segala ilmu yang telah diperolah dapat diamalkan di tengah masyarakat, dan jauhi bentuk bentuk kenakalan remaja seperti NARKOBA, dan teruslah belajar kejenjang yang lebih tinggi. “raihlah masa depan dengan ilmu pengetahuan,” pintanya.
Sebagai penutup kegiatan, sambutan sekaligus arahan dari ketua Umum Komite MAN 1 Rokan Hilir juga Plt. Bupati Rokan Hilir, dengan tegas menyatakan bahwa kehadiran beliau sebagai bentuk kepedulian pada Pendidikan Madrasah, dan sekaligus untuk mendorong anak anak kita untuk terus semangat menuntut ilmu, lanjutkan terus pendidikannya sampai keperguruan tinggi, jangan berhenti sampai disini. Dengan sedikit mengenang masa lalu nya beliau meyampaikan bahwa sebagai orang yang dulunya lahir dari keluarga sederhana, maka untuk menutupi biaya dan keperluan kuliahnya di UIN Suska Riau masih IAIN pada saat itu, H. Jamiluddin harus mengajar mengaji. “untuk itu buat anak anakku semua, jangan pernah patah semangat teruslah belajar, kedepannya kita membutuhkan generasi pengganti yang menguasai teknologi tetapi tetap tidak melupakan ilmu agamanya,” ujarnya.
Terakhir beliau berpesan, selama 3 tahun proses pembelajaran di MAN ini, agar semua pihak dapat saling memaafkan, baik antara guru dan siswa serta antara wali dan para guru dengan harapan dapat memperlancar jalan bagi anak anak kita, karena setiap orang tidak lepas dari kesalahan, tidak saja siswa, bisa jadi guru, orang tua, dan tentunya juga para anak didik, hari ini mari kita saling memaafkan semoga jalan anak anak kita kedepan jauh lebih lancar, ini harapan saya.
Menutup sambutannya Plt. Bupati mengucapkan terima kasih baik sebagai kepala daerah dan pribadi atas beberapa prestasi yang telah diraih oleh Lembaga pendidikan MAN 1 Rohil, dan tentu saja kedepan harus lebih baik. Dan bagi orang tua wali murid, saya berharap semoga bapak dan ibu dapat melanjutkan pendidikan anak anak kita, kejenjang yang lebih tinggi, pemerintah juga menyediakan program bantuan dalam bentuk beasiswa pelajar dan mahasiswa, walau tidak semuanya dapat terkaper setidaknya dapat meringankan beban para orang tua, lanjutnya. (Bstm/Nsh)