0 menit baca 0 %

Plh. Kepala Kankemenag Siak Hadiri Gelar Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2019 Bersama Pemkab Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Plh. Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. H. Ahmad Muhaimin, S.Ag memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Siak untuk mengikuti apel upacara sampena memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 bertempat di Halaman Kantor Bupati Siak.

Siak (Inmas) – Plh. Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. H. Ahmad Muhaimin, S.Ag memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Siak untuk mengikuti apel upacara sampena memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 bertempat di Halaman Kantor Bupati Siak. Bupati Siak H. Alfedri, bertindak sebagai Inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto. Pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2019 kali ini, mengusung tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul”.

Dikutip dari laman Riaubernas.com, Bupati Siak Alfedri, saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI mengatakan, ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM berkualitas, yaitu “Stunting” dan “Jaminan Kesehatan Nasional”. Serta dua isu lainnya yang harus diatasi, adalah tingginya harga obat dan alat kesehatan. Keempat isu tersebut akan menjadi fokus perhatian bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya.

Pembangunan SDM telah diraih, lanjut Alfedri, ditandai dengan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia indonesia setiap tahun, dimana salah satu parameter yang diukur adalah usia harapan hidup. "Isu-isu strategis telah terlaksana dan menghasilkan perbaikan, antara lain menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting sebesar 10?lam 5 tahun, meningkatnya cakupan imunisasi, serta berhasilnya pengendalian penyakit menular dan menurunnya angka TB," Sebut Bupati.

Lebih lanjut Bupati Alfedri menyampaikan, pada lima tahun terakhir ini, pembangunan kesehatan telah memperjuangkan tiga pilar, yaitu paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya jaminan kesehatan nasional yang mengusung kegiatan promotif dan preventif, melalui beberapa program unggulan bidang kesehatan, seperti germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, PIS-PK atau Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga dan NS atau Nusantara Sehat.

"Kita patut berbangga, bahwa pembangunan kesehatan dalam lima tahun terakhir ini kian dirasakan manfaatnya. Namun, kita juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai permasalahan yang masih ada dalam proses pembangunan kesehatan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah Stunting, JKN, serta penyediaan pelayanan kesehatan dasar," ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga, Alfedri menjelaskan, pada perspektif saat ini pembangunan kesehatan menekankan dua penguatan, yaitu optimalisasi inovasi layanan kesehatan, dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan. Optimalisasi inovasi layanan kesehatan dimaksudkan untuk meng-efisiensikan tindakan-tindakan yang mahal, dengan mengoptimalkan inovasi pelayanan kesehatan dan penyediaan obat dan alat kesehatan produk lokal dalam negeri tanpa mengurangi kualitas dan mutu. Hadir dalam giat ini seluruh jajaran Forkopimda, Pimpinan OPD, Paramedis, ASN dan Honorer di Lingkup Pemerintah Kabupaten Siak. (Hd)