Dumai (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kota Dumai tepatnya pada seksi Pendidikan Islam (PENDIS) menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kurikulum 2013 pada Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tingkat SD, SMP, SMA dan SMK yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 09 s/d 11 Oktober 2015 dibuka oleh Plh.Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Syafwan didampingi Ketua Panitia Nurasiah Pitriana Pohan,S.Ag bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, pada hari Jum’at (09/10).
Ketua Panitia mengatakan para peserta berjumlah 30 orang yang terdiri dari 11 orang guru PAI SD, 9 orang guru PAI SMP, 5 orang guru PAI SMA, dan 5 orang guru PAI SMK. Semua para peserta yang tergabung merupakan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) yang ada di Sekolah Umum Kota Dumai. Dan para panitia berjumlah 3 orang.
Tujuan kegiatan ini adalah mencerdaskan manusia secara keilmuan dan membekali siswa dengan akhlak mulia yang kelak menjadi pribadi yang mandiri dengan kelebihan penguasaan keagamaan, memberikan apresiasi, dorongan dan motovasi bagi peningkatan kualitas guru dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai guru PAI.
H.Syafwan dalam sambutannya mengatakan Pendidikan Agama Islam pada sekolah memiliki peranan yang sangat strategis dalam sistem pendidikan Nasional, terutama dalam rangka membangun karakter bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlaq mulia. Fungsi PAI selaras dengan fungsi pendidikan nasional, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 40 ayat 2 menyatakan bahwa Pendidik dan Tenaga Kependidikan berkewajiban untuk menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis, mempunyai komitmen secara profesional, untuk meningkatkan mutu pendidikan, dan memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan pembinaan Bimbingan Teknis Kurikulum PAI 2013 ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme guru pendidikan agama islam agar mampu meningkatkan kinerjanya dalam menciptakan siswa yang profesional, berwawasan keagamaan yang luas, berkepribadian yang unggul dan patut dijadikan teladan oleh lingkungan sekolah dan masyarakat luas,” lanjutnya.
H.Syafwan berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, mudah-mudahan nantinya para GPAI dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat ke masing-masing sekolah.(jaka)
*edit by diah