0 menit baca 0 %

Plh. Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, H. Erizon Efendi, S. Ag, M.Pd Buka Raker di Lingkungan Kankemenag Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Bertempat di Gedung Wanita, Jl. Raja Kecik, Kota  Siak dilaksanakan Rapat Kerja Tahun 2019 yang diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah Negeri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Plh.

Siak (Inmas) - Bertempat di Gedung Wanita, Jl. Raja Kecik, Kota  Siak dilaksanakan Rapat Kerja Tahun 2019 yang diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah Negeri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Plh. Kepala Bagian Tata Usaha, H Erizon Efendi, S. Ag., M.Pd yang membuka cara Raker secara resmi, Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom, Kepala Subbag TU Kankemenag Siak, Drs. H. Nursya selaku ketua panitia.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom menyampaikan bahwa Kementerian Agama hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama didalam Negara Kesatuan Republik Indonesai.  Kementerian Agama memiliki tantangan yang semakin berat, tuntutan publik yang semakin tinggi, spontan dan terbuka. Untuk itu Pegawai Kementerian agama harus memiliki sikap yang tepat dan cerdas dalam merespon tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama.

Oleh sebab itu, Muharom kembali menyempaikan 3 pesan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) saat beliau mengikuti Rakornas beberapa waktu lalu di Jakarta. Dalam Rakornas tersebut, Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan tiga pesan kepada peserta Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama (Rakernas Kemang) tahun 2019. “Secara khusus beliau berpesan harus betul-betul mengantongi tiga matra yang harus menjadi ruh di jiwa kita, yaitu moderasi, kebersamaan dan integrasi data,” ujar Muharom.

Sementara itu, Plh. Kepala Bagian Tata Usaha, H Erizon Efendi, S. Ag., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ASN Kementerian Agama adalah bagian dari lembaga pemerintah yang wajib menjalankan visi dan misi pemerintahan Indonesia. Untuk pencapaian visi misi ada 3 poin yang harus diketahui, yaitu pertama manajemen atau seni mengelola suatu organisasi. Kedua, kepegawaian yaitu semua ASN harus terlibat dan saling bekerja sama untuk mencapai visi dan misi. Ketiga, anggaran. Untuk mencapai visi dan misi maka harus didukung oleh pendanaan/anggaran sesuai dengan kebutuhan lembaga masing- masing.

"Untuk terus berkembang maka ASN harus terus ber inovasi dan berkarya, oleh sebab itu, ikuti kegiatan ini dengan serius sehingga output peningkatan kinerja yang profesional dan inovatif dapat tercapai," harapnya. (Hd)