Siak (Inmas) - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan Sabak Auh ke-XV, resmi di buka oleh Penjabat Sekretaris Daerah kabupaten Siak, Jamaluddin (27/2/20) lalu di halaman Kantor Camat kecamatan Sabak Auh. Humpro Siak merelease, Pj Sekda Siak Jamaluddin pada acara itu mengatakan, saat ini kabupaten Siak ditetapkan kabupaten siaga Karhutla karena dari laporan yang di terimanya melalui BPBD kabupaten Siak. Di mulai awal Februari lalu samai dengan akhir Maret mendatang cuaca di perkirakan cukup ekstrim, sangat rentan terhadap Karhutla. "Untuk itu melalui kesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Siak. Tentunya melalui sinergi antara TNI, Polri, unsur kecamatan dan semua lapisan masyarakat,"ujarnya.
Lanjutnya, musim panas tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, lebih panas dan sangat ekstrim. Ini tentu dapat di rasakan pada siang harinya. Cuaca seprti ini tentu sangat rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Selain itu kata dia, jika terjadi karhutla tidak sedikit tenaga dan anggaran yang terkuras untuk memadamkan api itu. Karena kebakaran berada di lahan gambut yang cukup dalam butuh waktu berhari-hari untuk memadamkannya. "Kita sangat rugi jika terjadi karhutla ini, kesehatan kita tergangu, mahkluk hidup banyak yang mati, menguras anggaran yang tidak sedikit, di butuhkan waktu lama untuk memadamkannya. Dan pelakunya juga ditangkap dan di masukan penjara,"terangnya.
Selanjutnya Jamaluddin juga menyampaikan berkaitan dengan pembanggunan di bidang ke agamaan pemkab Siak mendorong bagi anak-anak yang mahir membaca dan menghafal Alquran. Bahkan setiap tahun memberikan beasiswa kepada pelajar Hafiz Hafizah untuk melanjut ke perguruan tinggi ternama. "Kita sangat mengapresiasi anak-anak yang berprestasi di bidang ke agamaan, terlebih hafal Alquran. Tahun 2019 lalu pemkab Siak telah memberangkatkan sebanyak 34 orang, anak anak Siak untuk belajar di Institut Taskia Bogor. Mereka selain menuntut ilmu umum, dan teknologi juga ilmu ekonomi Syariah,"tutupnya.
Sementara itu Camat Sabak Auh Tengku Muktasar mengatakan, pelaksanan Musabaqah Tilawatil Quran ini bukan mencari menang atau kalah, akan tetapi melalui Siar MTQ ini bagaimana mampu mendidik generasi muda agar mereka menjadi manusia yang Qurani dan mencintai Alquran. "Harapan kita di tengah arus gelobalisasi kita hadirkan alquran sebagai bacaan utama dalam kehidupan generasi muda,"sebutnya.
Hadir Ketua Camat Sabak Auh, Kepala Kantor Kemenag H. Muhrom,Tokoh Masyarakat, Kepala kampung, Bapekam se Kecamatan Pusako serta ratusan masyarakat. (Hd)