Rokan Hulu (Inmas)– Islam adalah sebuah agama yang sangat memperhatikan akan pentingnya persaudaraan, sebab rasa persaudaraan akan dapat mengatasi problematika social yang timbul dalam masyarakat. Persaudaraan yang dalam bahasa Arabnya disebut ukhuwah, pada akhirnya menguatkan persatuan dan kesatuan umat Islam.
Persaatuan dan kesatuan umat adalah sesuatu yang utama dalam ajaran agama, sehingga hampir semua ajaran agama yang diwajibkan kepada kita, pada akhirnya dapat dikembalikan atau bermuara pada persatuan dan kesatuan umat, sebagai contoh kenapa orang kaya harus berpuasa, sementara makanan dan minuman tersedia lengkap. Hal ini berarti orang kaya harus bersimpati dan bahlan berempati terhadap penderitaan orang lain, sehingga terjalian persatuan dan kesatuan umat.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika menjawab pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan umat Islam pasca Ramadhan dan Idul Fitri, Selasa (12/7/2016) bertempat di kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, kota Pasir Pengaraian.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, mengatakan untuk menguatkan ukhuwah islamiyah diperlukan adanya 7 pilar persaudaraan, yang diberi istilah 7 T. Yakni, Ta’aruf, Tafahum, Ta’awun, Tanashur, Tarahum, Takaful, dan Tawazun.
Ta’aruf, artinya saling kenal mengenal antara satu sama yang lain.Tafahum, artinya saling paham memahami diantara umat, baik kebutuhannya maupun kepentingannya. Ta’awun, artinya saling tolong menolong antara satu sama yang lain, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan dinamis. Tanashur, artinya saling memberikan dukungan dalam berbagai sector kehidupan.
Tarahum, artinya saling kasih mengasihi antara satu sama yang lain, seperti dengan memberikan zakat oleh si kaya kepada fakir miskin yang membutuhkan. Takaful, artinya saling bertanggungjawab. Tawazun, artinya saling berkeadilan dan berkeseimbangan, tak boleh berbuat zhalim antar sesame.
Ahmad Supardi berkeyakinan, jika 7 pilar persaudaraan ini dapat dilakukan, maka ukhuwah islamiyah di antara umat Islam akan kuat dan bersinergi antara satu sama yang lain, sebab masing-masing akan memberikan kontribusi terhadap orang lain, sekalipun dia tak ada hubungan nasab dengan yang lainnya.Ash