Pidato Bahasa Arab Riau Masuk Final
Ringkasan:
Surabaya (HUMAS)- Salah satu cabang bergengsi yang diperlombakan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (POSPENAS) V Tahun 2010 di Surabaya Jawa Timur adalah pidato tiga bahas, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Walau saingan terbilang sangat kuat, akhirnya sala...
Surabaya (HUMAS)- Salah satu cabang bergengsi yang diperlombakan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (POSPENAS) V Tahun 2010 di Surabaya Jawa Timur adalah pidato tiga bahas, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Walau saingan terbilang sangat kuat, akhirnya salah seorang santri Riau, Delva Nora dari Pondok Pesantren Darel Hikmah Pekanbaru, Kamis (8/7) berhasil menyesihkan lawannya dengan masuk diantara enam orang peserta yang masuk kedalam babak final.
Sekretaris Kontingen Pospenas V Provinsi Riau Tahun 2010, Herra Firmansyah, S. Ag, Kamis (8/7) saat dihubungi di Hall A Asrama Haji Sukolilo tempat berlangsungnya perlombaan Pidato Bahasa Arab, membenarkan informasi tersebut. Dimana pada hari ini akan berlangsung babak final pidato Bahasa Arab.
"Alhamdulillah salah seorang santri kita, mampu menembus babak final. Kita akui Provinsi-provinsi lainnya juga tidak kalah hebatnya dengan kita, namun kita tetap optimis untuk menunjukkan kemampuan kita diajang Pospenas ini," ungkap Herra.
Ia menamabahkan, selain pidato Bahasa Arab, sepak takraw putri telah berhasil meraih perunggu. "Yang saat ini bertanding adalah Kaligrafi putri, bola volli putra Riau VS Sumatera Selatan. Sementara untuk fotografi sampai saat ini masih menunggu keputusan hakim," terangnya.
Official Pidato Bahasa Arab, Yusuf Ahmad, yang ditemui di lokasi juga mengatakan, persaingan di babak final untuk pidato bahasa arab memang cukup ketat. Karena masing-masing provinsi berjuang untuk menjadi yang terbaik. "Kita juga berusaha menjadi yang terbaik, tapi kalaupun yang lain lebih hebat kita tetap sportif menerima. Tapi setidaknya upaya kita di pidato bahasa arab cukup bagus terbukti kita mampu tampil lebih baik diantra 33 provinsi lainnya di Indonesia," ungkapnya. (msd/js)