Pekanbaru (Inmas) – Untuk meningkatkan keagamaan umat Hindu, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Riau lakukan kegiatan pembinaan terhadap tokoh agama Hindu pada Rabu (15/06) di Hotel Dyan Graha Pekanbaru. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari ke depan, 15-18 Juni 2016 bertemakan “Melalui Pembinaan tokoh Agama Hindu Kita Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama”.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut Pgs Kanwil Kemenag Riau H Mahyudin MA, Ketua PHDI Provinsi Riau I Ketut Dika serta Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Riau Nengah Sujati S Ag. Kegiatan yang diikuti oleh 40 tokoh agama Hindu se-Provinsi Riau ini berjalan khidmat.
Dalam sambutan dan arahannya H Mahyudin mengatakan pentingnya tokoh agama Hindu dalam upaya meningkatkan solidaritas antar umat beragama. Menurutnya ada tiga poin penting dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama, yakni : Pertama, kerukunan intern yang artinya dengan kuatnya kerukunan intern agama tentu akan berimplikasi positif bagi kerukunan secara eksternal .Kedua, Kerukunan antar umat beragama artinya kerukunan yang tercipta di antara pemeluk agama-agama yang berbeda baik itu Islam Kristen, Katolik, Budha, maupun Hindu. Dimana kesemua agama tersebut dapat hidup berdampingan tanpa mengurangi hak dasar masing-masing. Ketiga, kerukunan umat beragama dengan pemerintah, adalah bentuk upaya keserasian dan keselarasan di antara pemeluk atau pejabat agama dengan para pejabat pemerintah, dengan saling memahami dan menghargai tugas agama masing- masing dalam rangka membangun masyarakat Indonesia yang beragama.
Hari ini tidak sedikit yang kita lihat dan temukan di tengah masyarakat, yang masih meninggalkan norma-norma agama. Disinilah peran dan kontribusi nyata tokoh agama sebagai fasilitator dalam menyampaikan kepada umat agar lebih bisa menjalankan agamanya dengan baik dan menghormati hak agama lain, sambungnya menguraikan. Hal ini berguna untuk meminimalisir perbedaan yang akan memicu terjdinya konflik.
“Tokoh agama yang dipercaya dan dihormati akan menjadi media peace making dalam menjaga kerukunan tersebut”, jelas Mahyudin.
Dengan demikian pembinaan ini akan bermuara pada satu harapan agar masing-masing pihak dapat memahami sekaligus menerapkan tiga kerukunan agama tersebut dalam kehidupan sehari-hari, harap bapak dua putra ini menutup arahannya.(vera/pikek)