Pekanbaru (Inmas) – Salah satu visi Kemenag secara nasional adalah melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, oleh karena itu tata kelola pemerintahan tersebut harus sama –sama menjadi perhatian dan pemikiran bagi kita. Artinya secara bersama-sama kita jalankan dengan optimal. Hal itu yang diungkapkan H Mahyudin MA Selaku Pgs Kanwil Kemenag Riau saat memberikan pembinaan terhadap para pegawai di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Rabu (01/06) di Aula Lantai II Kanwil Kemenag Riau.
Pgs Kanwil Kemenag Riau berpesan sebagai ASN hendaknya terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam tugas dan fungsinya, mampu memahami dan mengimplementasikan peraturan perundang-undangan yang ada. Tak terkecuali bagi pramubakti yang telah berkomitmen mengabdi di Kanwil Kemenag Riau ini, ujarnya.
Selanjutnya Mahyudin menekankan semua pegawai tanpa terkecuali pejabat agar lebih membaca dan memahami serta mengerti aturan yang ada. Mahyudin mengajak semua unit agar dapat mengkaji ulang dan melihat kembali struktur organisasi yang sudah ada. Sebab jika dilihat secara umum untuk saat ini sebutnya, para ASN Kemenag tidak menguasai secara keseluruhan akan tusi masing-masing.
“Kalau kita coba test satu persatu kemampuan ASN ini, tidak semua pasti yang bisa menguasai tusinya”, ujar Mahyudin sembari memberikan beberapa contoh.
Untuk itu kita sangat perlu membaca dan membaca lebih banyak lagi, menelaah kembali apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi kita sebagai seorang ASN. Jika hal ini berjalan dengan baik sambungnya, tentu tidak akan akan ditemukan persoalan berat dalam pelaksanaannya.
Diakuinya Kemenag saat ini mengalami penurunan dalam hal laporan keuangan, dari penilaian BPK dengan opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian), yang mana sebelumnya telah memperoleh WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini menurutnya dikarenakan ketidakpatuhan kita terhadap kita dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya ketika melaksanakan program ASN tidak mempelajari secara cermat tugas dan fungsi sebagai pejabat maupun JFU masing-masing.
“Kelemahan kita selama ini malas mencari dan mebaca aturan yang ada, bahkan ketika membaca aturan pun masih terjadi multi tafsir, apalagi tidak dibaca sama sekali”, imbuhnya.
“Pahami Tugas dan fungsi masing-masing, dan laksanakan kegiatan sesuai aturan. Aturan itu Kunci”, tekan Mahyudin.
Kegiatan pembinaan yang dihadiri para Kabid, Pembimas, Kasi, dan seluruh Karyawan dan karyawati dilingkungan Kemenag Riau. diakhiri dengan makan siang bersama.(vera)