0 menit baca 0 %

Pgs.Kakanwil Kemenag Riau Kunker ke Kemenag Dumai

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Pgs.Kakanwil Kemenag Riau Drs.H.Mahyudin,MA didampingi Kasi Kurikulum dan Evaluasi Kanwil Kemenag Riau Drs.H.Kamaruddin melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan manajerial pegawai yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Jumat (20/05).

Dumai (Inmas) – Pgs.Kakanwil Kemenag Riau Drs.H.Mahyudin,MA didampingi Kasi Kurikulum dan Evaluasi Kanwil Kemenag Riau Drs.H.Kamaruddin melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan manajerial pegawai yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Jumat (20/05). Turut Hadir Ibu Pgs.Kakanwil Kemenag Riau Rosnimar,S.Pd. dan juga penguus DW Kanwil Kemenag Riau.

Saat tiba di MAN Dumai, Pgs.Kakanwil beserta rombongan langsung disambut hangat oleh Kakan Kemenag Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA didampingi Kasi Pendis Drs.H.Syafwan, Kepala MAN Dumai Januarizal,M.Pd.I beserta Kepala KUA se-Kota Dumai, Kepala Madrasah Negeri maupun swasta dan para guru di lingkungan Kemenag Dumai.

Dalam Sambutannya, Kakan Kemenag Dumai H.Darawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pgs.Kakanwil Bapak H.Mahyudin atas kunjungan kerja dalam rangka pembinaan pegawai. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.

Berkenaan dengan madrasah, H.Darawi mengatakan kami terus melakukan pengawasan bersama dengan Kasi Pendis dan para pengawas. Kami juga telah sharing program ke Dinas Pendidikan Kota Dumai, artinya bahwa sekolah umum dapat menjalankan program madrasah disekolah mereka. Disamping itu madrasah juga dapat mengadopsi program yang ada dan menunjang di sekolah umum, seperti kegiatan seni, budaya dan olahraga.

Selanjutnya di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, kita butuh SDM untuk mewujudkan program Kemenag. Di 7 kecamatan Kota Dumai hanya memiliki dua orang penghulu, dan satu orang penyuluh PNS. Sehingga kita masih kekurangan 5 orang penghulu di 5 KUA Kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Pgs.Kakanwil Kemenag Riau H.Mahyudin mngatakan dalam mewujudkan Revolusi Mental untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani diharapkan ASN dapat melakukan pelayanan cepat, mudah, dan murah. Dalam arti kata semua itu tidak terlepas dari regulasi atau aturan. Contohnya, apalagi kita bagian keuangan, tentunya harus selalu membaca regulasi dan aturan. “Kalau bisa dipercepat mengapa harus diperlambat,” ujar Pgs.Kakanwil.

Bicara manajerial atau manajemen, Mahyudin mengatakan kita tidak boleh lepas pendekatan manajemen yang dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Diantaranya :

1.Planning (perencanaan) adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu dan mengembangkan rencana aktivitas kerja dalam sebuah organisasi. Perencanaan merupakan proses yang penting dari segala bentuk fungsi mnajemen, karena tanpa adanya perencanaan semua fungsi-fungsi lainnya tidak akan dapat berjalan.

2.Organizing (Pengorganisasian) berarti mengelola organisasi. Pengorganisasian adalah fungsi kedua dalam Manajemen. Organizing adalah proses kegiatan dalam menyusun struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber dan lingkungannya. Dengan demikian, hasil dari pengorganisasian itu berupa struktur organisasi. Disinilah letak salah satu prinsip Manajemen yang membagi setiap tugas dan tanggung jawab dalam sebuah institusi yang dibebankan pada semua anggota organisasi menurut skill dan kemampuan masing-masing individu.

3.Actualling (Pelaksanaan atau penerapan) adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua perencanaan dan tujuan lembaga bisa terwujud dengan baik dan seperti yang diharapkan. Jadi, pelaksanaan merupakan suatu upaya yang menggerakkan orang-orang untuk mau bekerja dengan sendirinya dan dengan kesadaran yang besar. Perencanaan dan pengorganisasian akan berjalan kurang baik jika tidak disertai dengan pelaksanaan.

4. Controlling (Pengawasan) adalah proses pengamatan, penentuan standar yang akan diwujudkan, menilai kinerja pelaksanaan, dan jika diperlukan mengambil tindakan korektif, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan institusi.

Terakhir, Pgs.Kakanwil berharap agar pimpinan satker harus terus mengontol kinerja para pegawai agar kinerja kita semakin hari semakin baik dan kepada seluruh stakeholder agar menjalankan tugas dan fungsi secara optimal.(jaka)